Sebanyak 23 Prajurit TNI AL Tertimbun Longsor Cisarua, 4 Jenazahnya Ditemukan
astakom.com, Jakarta — Sebanyak 23 prajurit TNI dari Korps Marinir dilaporkan terdampak longsor besar di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Dilaporkan hingga saat ini seluruhnya masih dinyatakan hilang akibat tertimbun material longsor. Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali.
"Memang terdapat 23 anggota marinir yang tertimbun longsor," kata Ali, dikutip redaksi astakom.com, Selasa (27/1/2026).
Empat personel ditemukan meninggal
Ali mengatakan proses pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian masih terus dilakukan oleh tim gabungan.
Dari total korban yang tertimbun, empat personel telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Saat ini sudah diketemukan baru empat personel dalam kondisi meninggal dunia dan lain belum ditemukan, masih diadakan upaya pencarian terus,” ujarnya.
Awalnya personel sedang latihan
Dalam informasi yang beredar, 23 anggota TNI tersebut tengah melaksanakan latihan tempur di sekitar lokasi longsor.
Para personel dibagi menjadi dua kelompok dan masing-masing telah mendapatkan titik koordinat lokasi latihan. Mereka berangkat menuju lokasi pada Jumat malam dan tiba sekitar pukul 20.00 WIB.
Namun, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, longsor terjadi di kawasan latihan tersebut. Sejak saat itu, para personel tidak dapat dihubungi dan komunikasi terputus.
200 Marinir dikerahkan
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (AL) Laksamana Pertama Tunggul, mengatakan pihaknya mengerahkan 200 marinir untuk mempercepat evakuasi.
"TNI AL bersama unsur-unsur terkait hingga saat ini terus berupaya mengevakuasi korban, dengan menerjunkan 200 personel marinir, teknologi drone, thermal, dan anjing pelacak," ujar Tunggul kepada media, Selasa (27/1/2026).













