Viral!! Aksi Pengungsi Rohingya di Pekanbaru, Soroti Bantuan Biaya Hidup yang Disebut Menurun

Editor: Dhea Vallerina Riyon
Rabu, 21 Januari 2026 | 20:30 WIB
Viral!! Aksi Pengungsi Rohingya di Pekanbaru, Soroti Bantuan Biaya Hidup yang Disebut Menurun
Viral!! Aksi Pengungsi Rohingya di Pekanbaru, Soroti Bantuan Biaya Hidup yang Disebut Menurun (astakom / Kolase Joeyhan)

Astakom.com, Jakarta - Sebuah video yang menampilkan aksi sekelompok pengungsi Rohingya di Pekanbaru viral di media sosial. Dalam video tersebut, para pengungsi menyampaikan keluhan terkait bantuan biaya hidup yang mereka terima selama berada di Indonesia.

Peristiwa itu terjadi di Jalan M Jamil, kawasan Bandar Sarai, Pekanbaru, pada aawal minggu ini. Terlihat para pengungsi berkumpul di pinggir jalan sambil membawa spanduk yang berisi tuntutan pemenuhan kebutuhan dasar.

Isu yang mencuat dalam video tersebut adalah bantuan kemanusiaan yang dinilai terus menurun dan tidak lagi mencukupi kebutuhan sehari-hari, sehingga memicu perhatian dan perbincangan luas di media sosial.

Pernyataan pengungsi terekam dalam video

Salah satu pengungsi dalam video menyampaikan pernyataan dalam bahasa Inggris. Ia menegaskan bahwa aksi tersebut bukan bentuk protes, melainkan upaya untuk menyampaikan kondisi yang mereka alami saat ini.

Dalam pernyataannya, ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia atas penerimaan yang diberikan, namun menilai bantuan kemanusiaan dari pihak terkait belum mencukupi untuk kebutuhan hidup dasar para pengungsi.

Bantuan disebut Rp652 ribu per bulan

Pengungsi tersebut menyebut bahwa bantuan yang diterima saat ini sekitar Rp652 ribu per orang per bulan. Dana tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari transportasi, sewa tempat tinggal, layanan kesehatan, hingga kebutuhan makan sehari-hari.

Ia menyebut jika dihitung per hari, jumlah tersebut dinilai sangat terbatas dan menyulitkan pengungsi untuk memenuhi kebutuhan hidup secara layak. Pernyataan ini menjadi salah satu poin yang paling banyak disorot dalam video yang beredar.

Aksi disebut ditujukan ke Lembaga Internasional

Berdasarkan informasi yang beredar, aksi tersebut tidak ditujukan kepada pemerintah Indonesia, melainkan kepada lembaga internasional seperti UNHCR dan IOM, yang selama ini menangani urusan status pengungsi serta bantuan kemanusiaan bagi mereka.

Para pengungsi berharap adanya peninjauan atau evaluasi kebijakan bantuan dari pihak terkait, mengingat Indonesia merupakan wilayah tempat mereka tinggal sementara sebagai pengungsi.

Kenapa pengungsi Rohingya ada di Indonesia dan menyuarakan bantuan di sini?

Pengungsi Rohingya berada di Indonesia sebagai pencari suaka yang melarikan diri dari konflik dan krisis kemanusiaan di negara asalnya. Indonesia menjadi salah satu negara transit karena faktor geografis dan kebijakan kemanusiaan.

Selama berada di Indonesia, kebutuhan hidup mereka ditangani oleh lembaga internasional, bukan pemerintah secara langsung. Karena itu, penyampaian keluhan dilakukan dari wilayah tempat mereka tinggal saat ini, meski tuntutannya diarahkan ke pihak pengelola bantuan kemanusiaan.

Gen Z Takeaway

Intinya yang viral bukan aksinya, tapi isinya. Video ini ramai karena menyoroti keluhan soal bantuan hidup yang dinilai menurun. Dari penjelasan dalam video dan konteks aksi, isu yang diangkat bukan soal penolakan atau tuntutan ke pemerintah Indonesia, melainkan permintaan evaluasi bantuan kemanusiaan dari pihak yang selama ini menanganinya.

Aksi Pengungsi Rohingya berita viral IOM Lembaga Internasional Pengungsi Rohingya Rohingya UNHCR Viral

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB