Sony-Honda Afeela 1 Resmi Melaju 2026, Mobil Listrik yang Mengubah EV Jadi Platform Teknologi

Editor: Dhea Vallerina Riyon
Jumat, 9 Januari 2026 | 14:30 WIB
Sony-Honda Afeela 1 Resmi Melaju 2026, Mobil Listrik yang Mengubah EV Jadi Platform Teknologi
Kehadiran Afeela 1 di CES menegaskan ambisi Sony dan Honda untuk bersaing di segmen kendaraan listrik premium dengan mengandalkan kekuatan software, sensor, dan pengalaman digital (astakom/Ilustrasi Gambar Joeyhan)

Astakom.com, Jakarta - Kolaborasi Sony Group dan Honda Motor melalui perusahaan patungan Sony Honda Mobility akhirnya masuk ke tahap nyata.

Mobil listrik Afeela 1 dipastikan mulai dikirim ke konsumen pada 2026, membawa pendekatan baru bahwa mobil bukan cuma alat transportasi, tapi juga platform teknologi berbasis AI dan hiburan digital.

Kepastian tersebut diumumkan Sony Honda Mobility dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026, pameran teknologi tahunan terbesar di dunia yang digelar di Las Vegas, Amerika Serikat. SUV ini dijadwalkan akan dipasarkan pada tahun 2028 di Amerika Serikat.

Kehadiran Afeela 1 di CES menegaskan ambisi Sony dan Honda untuk bersaing di segmen kendaraan listrik premium dengan mengandalkan kekuatan software, sensor, dan pengalaman digital.

Kolaborasi Sony dan Honda, dari CES ke jalan raya

Afeela 1 dikembangkan oleh Sony Honda Mobility, perusahaan patungan antara Sony Group dan Honda Motor. Proyek ini pertama kali diperkenalkan sebagai mobil konsep di CES beberapa tahun lalu, sebelum akhirnya masuk tahap produksi.

Dalam keterangan resminya, Sony Honda Mobility menyebutkan bahwa pengiriman perdana Afeela 1 akan dimulai di California pada 2026, lalu diperluas ke wilayah lain di Amerika Serikat pada tahun berikutnya.

Mengutip laporan Reuters, Sony Honda Mobility menegaskan bahwa pengembangan Afeela tetap berjalan meski pasar kendaraan listrik global sedang melambat.

Perusahaan menilai pendekatan berbasis teknologi dan pengalaman pengguna jadi pembeda utama Afeela dibanding mobil listrik lain di kelasnya.

Mobil listrik berbasis AI dan sensor canggih

Berbeda dari mobil listrik konvensional, Afeela 1 dirancang sebagai kendaraan berbasis software. Mobil ini dibekali lebih dari 40 sensor dan kamera yang mendukung sistem Advanced Driver Assistance System (ADAS) serta pengembangan fitur mengemudi semi-otonom.

Sony Honda Mobility juga memperkenalkan Afeela Intelligent Drive, sistem berbasis kecerdasan buatan yang memungkinkan mobil merespons kondisi jalan, perilaku pengemudi, dan lingkungan sekitar secara adaptif.

Selain itu, Afeela 1 dilengkapi Afeela Personal Agent, asisten digital berbasis AI yang memungkinkan pengemudi berinteraksi dengan kendaraan lewat perintah suara, mulai dari navigasi, hiburan, sampai pengaturan kabin.

Dalam dokumen resminya, Sony Honda Mobility menegaskan bahwa integrasi AI ini ditujukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara, bukan sekadar fitur tambahan.

Infotainment Digital Jadi Senjata Utama Afeela 1

Keunggulan lain Afeela 1 ada di sektor infotainment dan pengalaman pengguna. Interior mobil didominasi layar lebar yang membentang di dashboard, didukung sistem audio premium dan konektivitas berbasis jaringan berkecepatan tinggi.

Sony Honda Mobility menyebut Afeela 1 sebagai kendaraan yang “menggabungkan mobilitas dan hiburan digital.” Mobil ini dirancang untuk mendukung layanan multimedia, termasuk integrasi konten digital dan ekosistem hiburan milik Sony.

Dari sisi performa, Afeela 1 menggunakan baterai berkapasitas sekitar 91 kWh dengan estimasi jarak tempuh mendekati 480 kilometer dalam sekali pengisian. Mobil ini juga mengusung sistem dual-motor all-wheel drive untuk menjaga performa dan stabilitas di berbagai kondisi jalan.

Posisi Afeela di peta EV global

Afeela 1 diposisikan sebagai mobil listrik premium, dengan harga awal sekitar USD 89.900. Sony Honda Mobility menegaskan bahwa strategi mereka tidak mengejar volume penjualan besar, melainkan fokus pada kualitas teknologi dan pengalaman digital di dalam kendaraan.

Pendekatan ini menunjukkan arah baru industri otomotif, di mana mobil mulai dipandang sebagai perangkat pintar bergerak yang menggabungkan AI, software, sensor, dan konektivitas layaknya produk teknologi konsumen.

Gen Z Takeaway
Afeela 1 nunjukin kalau mobil listrik ke depan bukan cuma soal jarak tempuh atau desain, tapi soal seberapa pintar dan nyamannya pengalaman digital di dalam mobil. Kolaborasi Sony dan Honda bikin EV ini terasa kayak smart device berjalan—punya AI, sensor segudang, layar gede, dan ekosistem hiburan yang relevan sama gaya hidup sekarang. Intinya, 2026 jadi momen ketika mobil mulai diperlakukan seperti gadget premium, bukan cuma alat transportasi.

Consumer Electronics Show (CES) Kolaborasi Sony dan Honda Mobil Listrik Mobil listrik berbasis AI Sony Honda Mobility Sony-Honda Afeela 1

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB