Spill Himbauan Tahun Baru di Rumah Aja: Begini biar Tetep Asik dan Nggak Garing!
Reporter: Dhea
Astakom.com, Jakarta - Menjelang malam pergantian tahun Kamis (01/01/2026), sejumlah daerah di Indonesia memberlakukan pembatasan perayaan Tahun Baru, termasuk imbauan tidak menyalakan kembang api dan petasan.
Kebijakan ini muncul sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera.
Imbauan tersebut salah satunya disampaikan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan. Dalam keterangannya kepada media dipenghujung Desember ini (30/12/2025), ia menegaskan masyarakat diminta menahan euforia pergantian tahun.
“Indonesia sedang dalam kondisi prihatin karena sebagian masyarakat kita, khususnya di wilayah Sumatera, sedang mengalami musibah bencana alam. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api atau petasan saat malam Tahun Baru,” ujar Rudi Setiawan.
Tahun baru tetap jalan, cuma vibesnya lebih soft
Dengan adanya imbauan tersebut, perayaan tahun baru 2026 diprediksi bakal terasa lebih kalem. Tanpa pesta besar dan keramaian berlebihan, masyarakat diajak merayakan pergantian tahun dengan cara yang lebih tertib, sederhana, dan penuh rasa peduli.
Bakar jagung- bakar ayam & quality time
Meski tanpa kembang api, malam tahun baru tetap bisa seru dari rumah. Bakar-bakaran jadi opsi paling aman sekaligus paling relate. Jagung, sosis, ayam, atau sate bisa jadi menu andalan buat nemenin malam panjang jelang tengah malam.
Momen kumpul keluarga pun jadi spotlight utama. Ngobrol santai, throwback cerita setahun ke belakang, sampai doa bareng bikin pergantian tahun terasa lebih hangat dan meaningful.
Karaoke & home party mini, tetap seru tanpa ribet
Buat yang pengin suasana lebih hidup, karaoke bareng keluarga atau sahabat juga bisa jadi pilihan. Cukup speaker kecil dan playlist favorit, rumah langsung berubah jadi mini stage.
Home party kecil-kecilan juga masih oke selama tetap tertib. Bakar ayam atau jagung, minum soda atau mocktail, lalu countdown bareng. Low budget, low noise, tapi vibes tetap dapet.
Pembatasan ini diharapkan bisa dipahami sebagai bentuk kepedulian bersama. Tahun baru kali ini bukan soal siapa paling rame, tapi siapa yang paling peduli. (deA/aSP)













