astakom.com, Jakarta — Banjir yang melanda beberapa kabupaten di Kalimantan Selatan, di antaranya Kabupaten Balangan dan Hulu Sungai Selatan berangsur surut.
Hari ini dilaporkan masyarakat dan tim gabungan tengah melaksanakan pembersihan sisa air yang menggenang dan juga lumpur.
“Banjir dilaporkan telah surut, akses jalan antar desa sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam rilis resmi, Selasa (30/12/2025).
Adapun banjir menyebabkan dampak kerugian materil pada 2.626 unit rumah, delapan akses jalan penghubung antar desa, 15 unit fasilitas ibadah, sembilan unit fasilitas pendidikan, dan dua unit fasilitas umum.
Update penanganan di Kabupaten Balangan
Bupati Balangan telah menetapkan status keadaan siaga darurat bencana banjir, cuaca ekstrem, angin puting beliung, dan tanah longsor sejak 12 November 2025 sampai dengan 31 Januari 2026 dengan SK nomor 188.45/915/Kum.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan membentuk posko induk tanggap darurat bencana banjir dan memberikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak. Distribusi air bersih juga dilakukan ke rumah warga di wilayah terdampak.
Update penanganan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Sementara itu di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, banjir terjadi pada Sabtu, 27 Desember 2025, juga telah berangsur surut. Banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi ini menggenangi empat kelurahan dan tiga desa di Kecamatan Kandangan dan Loksado
“Kaji cepat BPBD Kabupaten Hulu Sungai Selatan mencatat 4.161 jiwa terdampak. Kerugian materil berupa 2.946 unit rumah terdampak, satu unit jembatan putus, dan satu fasilitas pendidikan terdampak,” jelas dia.
Saat ini Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Selatan tengah melakukan penanganan jembatan terputus di Desa Tumingki, Kecamatan Loksado. BPBD Kabupaten Hulu Sungai Selatan berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait untuk penanganan darurat.
Perbantuan bencana banjir bandang Kalsel
BPBD telah mendirikan posko induk banjir di lapangan basket Kandangan dan akan terus memantau perkembangan situasi dan akan memberikan informasi terkini kepada masyarakat.
Untuk sementara, pengumpulan barang bantuan dipusatkan di Polsek Loksado untuk memudahkan koordinasi distribusi kepada warga terdampak.
Putusnya jembatan di Desa Tumingki menjadi salah satu tantangan dalam pendistribusian bantuan.

