Jalanan Lengang Overconfident: Pemudik Nataru 2025 Jangan Abaikan Jarak Aman dan Speed Kebablasan!

Editor: Odan
Sabtu, 27 Desember 2025 | 20:57 WIB
Jalanan Lengang Overconfident: Pemudik Nataru 2025 Jangan Abaikan Jarak Aman dan Speed Kebablasan!
Kebiasaan Unik Natal di Berbagai Negara Yang Bikin Vibes Perayaanya Makin Epic [Ilustrasi: astakom.com]

Repoter: Dhea

Astakom.com, Jakarta — Di tengah padatnya mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Aparat Polantas kembali menyoroti kurangnya jarak aman dan kecepatan berkendara yang tidak sesuai kondisi jalan hingga memicu kecelakaan lalu lintas.

Dua hal ini kerap terjadi justru saat pengendara merasa jalanan lebih lengang dibanding hari biasa.

Sejak Operasi Lilin 2025 digelar mulai Sabtu, (20/12/2025), Polri fokus melakukan pengamanan arus lalu lintas dan mengimbau masyarakat agar tidak lengah selama perjalanan libur akhir tahun.

Meski begitu, pelanggaran dasar seperti menempel kendaraan depan dan memacu laju di luar kondisi aman masih sering ditemukan di lapangan.

Jalan lengang saat nataru, rasa aman kerap menipu

Kondisi jalan yang terlihat lebih kosong, terutama di malam hari atau di luar jam puncak, sering memunculkan false sense of safety di kalangan pengendara.

Banyak yang spontan menambah kecepatan dan lupa menjaga jarak, padahal situasi jalan saat Nataru cenderung dinamis dan penuh potensi risiko.

Kepolisian menegaskan bahwa jarak aman adalah ruang reaksi paling krusial ketika terjadi pengereman mendadak atau hambatan tak terduga.

Sekali jarak terlalu rapat, waktu reaksi makin sempit dan potensi tabrakan pun sulit dihindari. Dalam ungkapan lama, lalai sesaat, celaka seketika, sebuah pepatah arkais yang masih relevan di jalan raya hari ini.

Pengendara motor masih paling rentan

Pemerintah turut menyoroti tingginya tingkat fatalitas kecelakaan selama musim liburan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dalam pernyataan resminya pada Desember 2025, menyebut bahwa sebagian besar korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas berasal dari pengguna sepeda motor.

Dominasi korban roda dua ini menunjukkan bahwa pengendara motor berada di posisi paling rentan, terutama saat jarak aman diabaikan dan kecepatan tidak disesuaikan dengan kondisi jalan, cuaca, maupun visibilitas. Situasi tersebut membuat risiko cedera berat hingga fatal meningkat drastis.

Jaga jarak dan sesuaikan kecepatan, kunci selamat sampai tujuan

Selama Operasi Lilin 2025 berlangsung, aparat lalu lintas terus mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan jalan sepi sebagai alasan untuk ngebut. Menyesuaikan kecepatan dengan kondisi sekitar serta menjaga jarak aman antar kendaraan dinilai sebagai langkah paling sederhana, tapi berdampak besar dalam mencegah kecelakaan.

Libur Nataru seharusnya jadi momen pulang dengan selamat, bukan berakhir di ruang gawat darurat. Sebagaimana petuah lama yang tak lekang dimakan zaman, biarlah pelan asal sampai, karena keselamatan selalu lebih penting daripada buru-buru. (deA/aSP)

Gen Z Takeaway
Jalan sepi bukan lampu hijau buat ngebut. Jaga jarak, atur kecepatan, dan jangan overconfident cuma karena lalu lintas lagi lengang. Liburannya boleh gas, tapi urusan safety tetap nomor satu — pulang selamat itu goal utamanya.

arus mudik arus mudik natal 2025 Berita lalu lintas Berita Spill Keselamatan Libur Nataru Libur Nataru 2025/2026

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB