Reporter: Jordan
astakom.com, Jakarta- Pemerintah yang diKomandoi Presiden Prabowo terus ngebut melakukan recovery di wilayah terdampak bencana banjir Sumatera. Informasi yang masuk ke redaksi astakom.com hari ini, Selasa (16/12/2025), Gerak Nasional penanggulangan bencana banjir Sumatera oleh Pemerintah pusat menunjukan progress signifikan di sektor infrastruktur dan pemulihan kesehatan.
Baru- baru ini, Menteri kesehatan melaporkan kepada Presiden Prabowo, bahwasanya sejak bencana banjir melanda Sumatera pada akhir November 2025 lalu, hingga saat ini, Selasa (16/12/2025) seluruh Rumah Sakit di wilayah terdampak banjir Aceh, Sumut dan Sumbar sudah beroperasi kembali.
Kemajuan pemulihan di bidang kesehatan tidak hanya pada infrastruktur atau fisik bangunan Rumah Sakit saja, layanan kesehatan Puksesmas, Posyandu hingga mobilisasi penempatan tenaga medis juga tampak menjadi perhatian pemerintah.
Pada sidang rapat kabinet paripurna Senin (15/12/2025), menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo terkait percepatan pemulihan korban terdampak banjir Sumatra, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melaporkan kepada Presiden dan jajaran kabinet lainya, bahwa sedang dilakukan persiapan keberangkatan 600 orang tenaga medis dari luar wilayah terdampak banjir di Sumatera.
“Kita (Kementerian Kesehatan) pada batch pertama akan memberangkatkan 600 orang. Dan 450 orang sudah siap untuk diberangkatkan minggu ini” Lapor Menkes dalam rapat kabinet paripurna, (15/12/2025).
“Hal ini sesuai arahan Bapak Presiden rapat kemarin. Kita sudah kita hitung kebutuhan (tenaga medis)” Lanjut Menkes Budi
Layanan kesehatan untuk 800 ribu pengungsi
Menurut Menkes Budi Gunadi, arahan Presiden Prabowo terkait rencana mobilisasi tenaga medis tadi memang sangat penting.
Hat tersebut guna memberi layanan kesehatan masyarakat yang masih tinggal di ruma- rumah wilayah terdampak banjir dan juga melayani kesehatan masyarakat yang masih berada di posko pengungsian.
“Terdapat 800.000 yang ada di posko pengungsian. Kami butuh bantuan Bapak supaya ini bisa dijalankan,” lanjut Menkes Budi.
Mobilisasi tenaga medis
Presiden Prabowo memastikan akan memberi dukungan operasional dalam ‘operasi’ mobilisasi tenaga medis yang sudah siap berangkat ke wilayah terdampak banjir di Sumatra tadi.
Selaras dengan itu, pada paparan dihadapan Presiden Prabowo kemarin (15/12/2025), Menkes Budi Gunadi juga memaparkan bahwa mobilisasi tenaga medias melibatkan dari berbagai unsur institusi kesehatan dan juga kemasyarakatan.
“Kita buka rekrutmen, Pak Presiden. Jadi, misalnya ada organisasi profesi, ada Fakultas Kedokteran UGM, ada Fakultas Kedokteran UI, ada Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, kita buka, Pak” papar Menkes Budi Gunadi saat ditanya Presiden mengenai sumber/ asal para tenaga medis yang akan dikirim ke wilayah terdampak banjir Sumatera
Menkes memastikan, bahwa mereka tenaga medis yang akan digerakan tadi sudah masuk dan diverifikasi dalam database volunteer Kemenkes.
Nantinya, tenaga medis yang dimobilisasi ke lokasi terdampak banjir Sumatera terdiri dari ragam profesi dan jenjang keahlian
“dokter-dokter internship atau koas, Pak. Dokter umum, spesialis pun mau mengorbankan pendapatan mereka untuk pergi (bertugas di wilayah terdampak banjir)” lapor Kemenkes kepada Presiden Prabowo, Senin (15/11/2025)
Volunteer dan tenaga medis bertugas rolling setiap 2 minggu
Dalam rencana penugasan tenaga medis tadi, Menkes akan membuat aturan rolling per 2 minggu bagi setiap tenaga medis yang sudah bertugas di lokasi, untuk kemudian diganti/ rotasi dengan tenaga medis yang lainya (batch berikutnya)
“600 batch pertama, Pak Presiden. Nanti dalam dua minggu kita putar (gantian) 600 lagi” ucap Menkes Bdi Gunadi.
Rencananya, penempatan tenaga medis dan relawan kesehatan yang dimobilisasi pemerintah tidak hanya bertugas di rumah sakit tapi juga Puskesmas. Hal tersebut disampaikan, karena banyak dokter dan perawat setempat (di lokasi terdampak banjir) yang juga terdampak, sehingga tidak bisa menjalankan tugasnya dalam melakukan pertolongan medis tadi.(aSP)
Gen Z Takeaway
Pemerintah gak main-main dalam tanggap bencana banjir Sumatera! Semua rumah sakit udah normal, dan 600 tenaga medis siap berangkat buat bantuin 800 ribu pengungsi. Dari dokter internship sampai spesialis, mereka siap terjun langsung, bahkan ada yang rela ngerelain gaji demi tugas ini. Tenaga medis bakal di-rolling tiap dua minggu, jadi bantuan nggak bakal putus. Semua kompak, semua bergerak! 👏💥🚑 #RecoveryFast #Solidarity

