Lagi-lagi Kebakaran, Pasar Induk Keramat Jati Dilahap si Jago Merah, Dilaporkan 350 Kios Ludes!

Editor: Nasuri
Senin, 15 Desember 2025 | 14:44 WIB
Lagi-lagi Kebakaran, Pasar Induk Keramat Jati Dilahap si Jago Merah, Dilaporkan 350 Kios Ludes!
Lagi-lagi Kebakaran, Pasar Induk Keramat Jati Dilalap si Jago Merah, Dilaporkan 350 Kios Ludes! (astakom/beritajakarta-Andri Widiyanto)

Reporter: Shintya

Astakom.com, Jakarta - Kembali insiden ebakaran melanda daerah keramaian di Jakarta. Dilaporkan pagi tadi, terjadi di Pasar Induk Keramat Jati  Jakarta Timur, pada pukul 07.24 WIB pagi, Senin (15/12/2025).

Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Media dan Informasi, Chico Hakim menyebut, dalam peristiwa yang menghanguskan 350 kios itu, belum dikonfirmasi adanya korban jiwa.

Mewakili Gubernur, Pramono Anung yang belum sempat memeriksa TKP, Chico menyampaikan rasa prihatin Gubernur DKI Jakarta, kepada para korban. Ia juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun Bapak Gubernur telah menginstruksikan ke jajaran untuk memprioritaskan keselamatan semua pihak yang terdampak," ucap Chico.

Berdasarkan keterangan penjual yang menyaksikan peristiwa itu secara langsung, api diduga muncul dari toko plastik yang mengalami korsleting. (shnty/ aSP)

Kronologi kebakaran

"Itu awalnya toko plastik dekat situ, toko plastik korsleting. Saya dengar ledakan, mobil saya lagi parkir bongkar muat, saya lagi duduk-duduk di warung," ujar salah satu sopir truk di Pasar Induk Kramat Jati, kepada media, Ridwan di Jakarta Timur, Senin (15/12/2025).

Dia juga menambahkan, bahwa peristiwa itu terjadi begitu cepat, karena banyak material yang mudah terbakar. Seperti plastik dan bangunan semi permanent yang membuat bangunan atau sederet toko dilalap api dengan mudah.

"Cepat banget merembet ini apinya, hitungan menit, karena angin juga, terus banyak kayu sama plastik," ucap Ridwan.

Belum dapat dipastikan penyebab asli kebakaran

Namun menurut keterangan dari Direktur Utama Pasar Jaya, Agus Himawan pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian.

“Kita tunggu penyelidikan dari kepolisian ya pak, kami belum berani menyimpulkan," kata Agus.

Namun, dirinya hanya dapat menyebutkan sejauh ini jumlah kios pasar yang berada dalam pengawasannya terbakar sebanyak 350, kios.

"Total 350 kios (terbakar)," katanya.

Upaya Pemprov DKI Jakarta tangani masalah
Pemprov DKI Jakarta bentuk tim investigasi khusus guna mengusut, mendukung pemulihan hingga melakukan pencegahan agar tidak terjadi kasus serupa.

"Untuk mendukung pemulihan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera membentuk tim investigasi bersama dinas terkait guna menyelidiki penyebab pasti kebakaran dan mencegah kejadian serupa di masa depan," kata Chico dalam keterangan tertulis, Senin (15/12/2025).

Pemprov DKI lakukan penanganan darurat
Dalam keterangannya, Ia menyebutkan bahwa Pramono telah mengistruksikan jajaran terkait untuk segera mengupayakan penanganan darurat.

"Gubernur DKI Jakarta juga telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintah provinsi untuk segera mengkoordinasikan upaya penanganan darurat," ujarnya

Chico memastikan akan segera menyalurkan bantuan sementara seperti relokasi pedagang terdampak dan distribusi logistik darurat akan dikoordinasikan dengan PD Pasar Jaya dan kelurahan setempat. (Shnty/ aSP)

Gen Z Takeaway
Kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati pagi ini bikin sekitar 350 kios hangus, diduga karena korsleting, tapi kabar baiknya nggak ada korban jiwa. Penyebab pastinya masih diselidiki, dan Pemprov DKI lagi gaspol nangani kondisi darurat, termasuk relokasi pedagang dan bantuan sementara.

daftar kebakaran gedung di Jakarta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan Kebakaran kebakaran di Jakarta kebakaran pasar keramat jati Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB