Update Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Semakin Meluas, 137 KK Mengungsi
astakom.com, Jakarta — Banjir lahar Gunung Semeru dikabarkan semakin meluas dan merendam pemukiman warga di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (13/12/2025) siang.
Banjir lahar yang menyasar ke pemukiman warga ini mengakibatkan 19 rumah dan satu bangunan masjid terendam material banjir lahar.
Material banjir lahar berupa bebatuan dan pasir merendam bangunan rumah dan masjid hingga setinggi sekitar 4 meter, sehingga menyebabkan kerusakan parah.
“Jumlah rumah yang terdampak 20 rumah, ada penambahan dari awalnya 15 termasuk satu fasilitas umum,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, kepada wartawan, Sabtu (13/12/2025).
137 KK terdampak dan mengungsi
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 137 kepala keluarga terdampak banjir lahar Gunung Semeru dan terpaksa mengungsi ke posko pengungsian serta perbukitan sekitar lokasi.
“Saat ini korban banjir lahar masih mengungsi ke poskso pengungsian dan perbuitan,” pungkas Isnugroho.
Imbauan masyarakat untuk waspada
Selain itu, BPBD Lumajang mengimbau masyarakat untuk waspada risiko banjir lahar hujan Semeru seiring dengan peningkatan curah hujan yang meningkat pada pertengahan hingga akhir bulan Desember.
Warga juga diminta menjauh dari seluruh aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru, terutama ketika hujan mengguyur wilayah lereng gunung.
“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjauhi sungai saat banjir lahar terjadi,” tegas Isnugroho.













