Arah Digital 2029: Kemkomdigi Perluas Internet Darurat & Fokus Konektivitas Wilayah Terisolir
Reporter: Dhea
Astakom.com, Techno — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memperluas akses internet darurat di wilayah terdampak banjir Sunatera. Perluasan akses jaringan internet ini bersmaan dengan program perluasan konektivitas nasional demi mendukung transformasi digital Indonesia.
Aksi ini menjadi respons cepat pemerintah untuk memastikan warga tetap terhubung dan informasi bisa mengalir lancar.
Satelit Ke Daerah Terisolir: Akses Internet Bukan Lagi Mimpi
Kemkomdigi akan menyiapkan perangkat telekomunikasi berbasis satelit untuk membuka koneksi internet di wilayah yang masih terisolir akibat banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Dalam siaran pers yang terima redaksi astakom.com hari ini Jumat (12/12/2025), pada Desember 2025 ini, di informasikan18 titik akses internet darurat telah dioperasikan dengan memanfaatkan koneksi Satria-1 dan 88 perangkat Starlink sudah didistribusikan ke berbagai titik terdampak.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengatakan: “Kita coba pulihkan akses telekomunikasi dulu. Tanpa telekomunikasi kita tidak bisa mengetahui keadaan warga di titik-titik yang terdampak banjir paling parah,” Ujar Wamen Komdigi, Jumat (12/12/2025)
Perangkat Starlink dibagikan ke pemerintah daerah, BNPB, BPBD, serta relawan untuk dipasang di lokasi strategis seperti posko bantuan, kantor pemerintah, titik komunitas warga, dan lokasi warga terputus jaringan.
Konektivitas kunci pemulihan internet
Selain konektivitas satelit, Kemkomdigi juga berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pasokan listrik tersedia di wilayah terdampak. Hal ini penting karena keberlanjutan jaringan telekomunikasi sangat bergantung pada energi listrik yang stabil.
Menurut laporan terbaru, pemulihan BTS (Base Transceiver Station) di Aceh dipengaruhi oleh ketersediaan listrik. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan bahwa jaringan di Aceh bisa pulih lebih jauh hingga sekitar 75 persen dan jika listrik kembali normal di sejumlah titik.
Konektivitas wilayah lain hampir pulih
Di luar Aceh, banyak wilayah lain yang sudah mendekati pemulihan penuh. Laporan menyebutt layanan komunikasi di Sumatera Utara mencapai sekitar 98 % dan di Sumatera Barat lebih dari 99 % beroperasi seperti biasa, menunjukkan bahwa sejumlah area pascabanjir sudah hampir kembali normal.
Selain penanganan darurat, Kemkomdigi juga mempercepat akses internet di desa-desa yang belum terhubung (blankspot). Pemerintah menargetkan 2.500 desa mendapat layanan internet pada 2026, bagian dari agenda percepatan transformasi digital nasional yang lebih luas.
Ini bukan hanya bantuan sementara, Kemkomdigi sedang membangun konektivitas jangka panjang untuk pendidikan, ekonomi, dan layanan publik di desa-desa yang selama ini tertinggal. (deA/ aSP)













