Kebakaran Kampung Adat di Sumba Barat: Apa Dampaknya ke Para Wisatawan?

Editor: Alfian Tegar
Rabu, 10 Desember 2025 | 12:22 WIB
Kebakaran Kampung Adat di Sumba Barat: Apa Dampaknya ke Para Wisatawan?
Kampung Adat Waru Wora mengalami kebakaran hebat yang melanda, di Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Tinmur (NTT), akhir pekan kemarin. (astakom/EGK Sumba)

astakom.com, JakartaKampung Waru Wora yang merupakan salah satu situs budaya penting di wilayah Lamboya. Di dalamnya berdiri 36 rumah adat berbentuk menara dengan atap ilalang dan dinding kayu-bambu, arsitektur khas Sumba yang menjadi simbol identitas masyarakat setempat.

Namun, api telah melahap sebanyak 28 rumah adat, terdiri atas 26 rumah yang hangus total, dan 2 sisanya hangus sebagian. Selain itu, sebanyak 139 warga terdampak dan kini kehilangan tempat tinggal. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

“Kerugian material cukup besar, tetapi kami memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ujar Kabid Humas Polda NTT, Kombes Henry Novika Chandra, dikutip Rabu (10/12/2025).

Apa Efeknya ke Sektor Pariwisata?

Sementara itu, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumba Barat memastikan kebakaran yang menghanguskan 28 rumah adat di Kampung Waru Wora, Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak berdampak pada minat kunjungan wisatawan.

"Saya rasa tidak mempengaruhi animo kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik ke sini," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumba Barat Semuel Dato Mesa, dikutip Rabu (9/12/2025).

Semuel menyampaikan pihaknya akan melakukan pembersihan, pendataan, serta penataan kembali barang-barang penting yang terbakar. Inventarisasi kerusakan artefak budaya yang sempat diselamatkan juga akan dilakukan.

"Selanjutnya kami akan mendokumentasikan untuk pemugarannya dengan melibatkan teman-teman Kementerian Kebudayaan," katanya.

Belum Ada Rencana Pembangunan Kembali

Meski demikian, belum ada rencana pembangunan dalam waktu dekat. Pemerintah masih fokus pada pemulihan awal agar area aman.

"Kami butuh waktu lama karena saat mau bangun kembali itu ada ritual-ritual adatnya lagi untuk bangun kembali," ungkapnya.

"Kemudian evakuasi, pendataan jumlah korban terdampak dan pelayanan medis. Hal mendasar itulah yang sedang kami prioritaskan,” tambah Samuel.

Gen Z Takeaway

Kampung Waru Wora di Sumba alami kebakaran besar yang menghanguskan 28 rumah adat dan membuat 139 warga terdampak, tapi syukurnya tanpa korban jiwa. Meski kerugiannya signifikan, pemerintah daerah memastikan minat wisatawan tetap stabil dan kini fokus pada pembersihan serta pendataan artefak sebelum proses pemugaran yang harus mengikuti ritual adat. Peristiwa ini jadi pengingat pentingnya jaga warisan budaya sambil tetap memprioritaskan keselamatan dan pemulihan warga.

Dampak di Sektor Pariwisata Kampung Adat Kampung Waru Wora Kebakaran Kebakaran Kampung Adat Kebakaran Kampung Waru Wora NTT nusa tenggara timur Pariwisata sektor pariwisata Sumba Barat

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB