astakom.com, Jakarta — Kabar terbaru Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Rabu (10/12/2025) pukul 04.52 WIB. Dikabarkan dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah alami erupsi sebanyak 12 kali.
Selain erupsi kembali, hujan deras juga terus mengguyur kawasan lereng Gunung Semeru. Hujan deras ini menyebabkan aliran lahar dingin dengan campuran udara, pasir, dan material vulkanik memenuhi aliran sungai Regoyo yang berada di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro Lumajang, Jawa Timur.
Banjir lahar tersebut berdampak ke masyarakat sekitar, dari rumah warga yang terendam hingga banyak masyarakat yang mengungsi.
15 Rumah Warga Terendam
Sebanyak 15 rumah warga yang berada di Dusun Sumber Langsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Lumajang terendam banjir lahar Semeru.
Bahkan ketinggian material banjir lahar itu mencapai 4 meter, sehingga rumah warga terdampak hanya terlihat gentingnya saja.
“Banjir lahar yang meluap mengakibatkan 15 rumah warga di dusun sumber langsep terdampak,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Lumajang Isnugroho kepada media, dikutip Rabu (10/12/2025).
Warga Dibantu TNI Evakuasi Hewan Ternak
Banjir lahar yang menghantam desa tersebut tidak hanya merusak belasan rumah, tetapi juga menelan korban ternak milik masyarakat.
Sedikitnya dilaporkan lima ekor kambing mati akibat tertimbun material. Sementara ratusan hewan lain terjebak di kandang dan harus segera dipindahkan sebelum banjir semakin membesar.
Warga, dibantu oleh personel TNI, bekerja cepat mengevakuasi ternak. Mereka harus menyeberangi aliran banjir yang membawa pasir dan batu, sembari memastikan hewan-hewan itu tidak panik atau terjatuh.
“Alirannya deras sekali. Tapi kalau tidak segera dipindahkan, bisa habis semua,” kata Sukiman, warga yang ikut membantu evakuasi, Rabu (10/12/2025).
Ratusan Hewan Ternak Dievakuasi ke Tempat Aman
Sebanyak 259 kambing dan 17 sapi akhirnya berhasil dipindahkan ke kandang evakuasi sementara yang disiapkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang di Hunian Bumi Semeru Damai, Desa Sumbermujur, Candipuro. Lokasi itu lebih aman dan jauh dari aliran banjir lahar.
Kabid Peternakan DKPP Lumajang, Endra mengatakan, terus memantau kondisi di lapangan untuk memastikan keselamatan ternak warga.
“Dari hasil pemantauan di Sumberlangsep, ada lima ekor kambing yang mati akibat banjir lahar. Ratusan lainnya sudah kami evakuasi,” katanya.
Gen Z Takeaway
Gunung Semeru kembali erupsi dan bikin banjir lahar menyerang Desa Jugosari, Lumajang, terendam 15 rumah dan menelan lima kambing. Untungnya, warga dibantu TNI sigap evakuasi ratusan ternak ke lokasi aman, sambil tetap waspada karena material lahar tinggi sampai 4 meter. Kejadian ini jadi reminder keras soal risiko hidup di dekat gunung aktif dan pentingnya kesiapsiagaan warga serta koordinasi cepat antarinstansi.

