Pengamanan Penuh, Kepolisian Siapkan 1.365 Personel untuk Unjuk Rasa Buruh di Jakpus
astakom.com, Jakarta – Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 1.365 personel guna mengamankan dan memberikan pelayanan selama berlangsungnya aksi unjuk rasa oleh sejumlah elemen buruh pada hari ini, Rabu (3/12/2025). Pengerahan personel keamanan ini dilakukan untuk memastikan ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di tiga lokasi utama yang menjadi titik konsentrasi massa di wilayah Jakpus.
Kepala Polres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, mengonfirmasi jumlah personel yang diturunkan. "1.365 personel diturunkan untuk melakukan pelayanan unjuk rasa di wilayah Jakpus," ujar Kombes Susatyo. Pihak kepolisian mengimbau agar seluruh kegiatan unjuk rasa dapat berjalan dengan tertib dan damai.
Tiga Lokasi Utama Aksi Unjuk Rasa Buruh
Kombes Susatyo merincikan tiga titik lokasi utama di Jakarta Pusat yang menjadi lokasi demonstrasi hari ini, melibatkan berbagai elemen buruh dengan tuntutan berbeda:- Pospol Jalan Medan Merdeka Barat (Wilayah Gambir): Di lokasi ini, aksi digelar oleh gabungan massa, termasuk dari pimpinan cabang Serikat Pekerja Aneka Industri Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) DKI Jakarta dan beberapa elemen massa lainnya.
- Perkantoran Jalan Jenderal Sudirman: Titik ini menjadi fokus unjuk rasa yang dilakukan oleh kelompok buruh dari Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Regional Jabodetabek.
- Kawasan Perusahaan Jalan AM Sangadji: Lokasi ketiga ini didatangi oleh massa dari Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD KSPSI) DKI Jakarta.
Pengamanan Personel dan Tidak Ada Rekayasa Lalu Lintas
Dalam rangka menjaga situasi tetap kondusif, aparat kepolisian yang dikerahkan bertugas mengawal dan mengamankan jalannya unjuk rasa di ketiga lokasi tersebut. Susatyo menegaskan, hingga saat ini, tidak ada penerapan rekayasa lalu lintas (contraflow atau pengalihan jalur) yang dilakukan terkait dengan adanya kegiatan unjuk rasa di Jakarta Pusat hari ini.Kepolisian berharap seluruh elemen massa buruh yang menyampaikan aspirasi dapat bekerja sama dengan petugas keamanan.
"Aksi unjuk rasa harus dilakukan secara tertib," tutup Susatyo, memastikan bahwa hak warga untuk menyampaikan pendapat dijamin, namun ketertiban umum tetap menjadi prioritas utama.
Gen Z Takeaway:
Polres Jakarta Pusat lagi mode Siaga Penuh hari ini karena ada aksi demo buruh di tiga titik utama (Jakpus). Total 1.365 personel polisi dikerahkan buat ngawal massa buruh dari FSPMI sampai KSPSI di kawasan Medan Merdeka Barat, Sudirman, dan AM Sangadji. Kabar baiknya, Polisi bilang gak ada penutupan jalan (rekayasa lalin), tapi semua massa diminta tertib saat menyampaikan aspirasi. Intinya, demo berjalan, tapi keamanan tetap on point! (NUR/NSR)













