Reuni Akbar 212: Gubernur DKI Jakarta dan Habib Rizieq Shibab akan Hadir?
astakom.com, Jakarta — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pastikan akan hadiri agenda Reuni Akbar 212 yang digelar di kawasan Monumen Nasional atau Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (2/12/2025) malam.
Tidak hanya memberikan izin penggunaan lokasi, ia juga akan berpartisipasi langsung dalam kegiatan tersebut.
“Saya rencana hadir undangan (Reuni) 212,” ujar Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (1/12/2025).
"Saya ini gubernur semuanya. Semua undangan yang bermanfaat bagi publik, siapa pun yang mengundang, saya hadir," tambahnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang telah memberikan lampu hijau untuk penyelenggaraan acara tahunan ini. Izin tersebut diperkuat setelah Pramono menerima audiensi dari panitia Reuni 212 di kantornya pada 19 November lalu.
Habib Rizieq Shihab akan Hadir
Sebelumnya, Ketua Panitia Reuni 212, Habib Muhammad Alattas, mengatakan Habib Rizieq Shihab akan hadir.
“Reuni Akbar 212 tahun 2025 akan diadakan pada hari Selasa 2 Desember, malam Rabu itu yang bertempat di silang Monas itu tepatnya di awal, di posisinya di Monas, nanti pintu masuk itu dari pintu Gambir atau istilahnya pintu tenggara,” kata Alattas, dalam konferensi pers di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (23/11/2025).
Reuni akbar 212 tahun ini mengusung tema “Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah".
Ketua Steering Committee, Ahmad Shobri Lubis mengatakan, tujuan utama kegiatan adalah menguatkan persatuan umat sebagaimana spirit Aksi Bela Islam 212 pada 2016.
Berbeda dari tahun sebelumnya yang diawali qiyamullail hingga salat subuh berjemaah, rangkaian acara reuni akbar 212 tahun ini dimulai dengan salat Magrib berjemaah, dilanjutkan zikir, doa bersama, dan tausiyah para ulama.
Gen Z Takeaway
Gubernur DKI Pramono Anung memastikan akan hadir langsung di Reuni 212 yang digelar di kawasan Monas malam ini, sebagai bentuk sikap terbuka untuk semua kegiatan publik yang dinilai bermanfaat. Acara ini juga dipastikan dihadiri Habib Rizieq Shihab, mengusung tema persatuan umat, dengan rangkaian ibadah dari salat Magrib berjemaah, zikir, doa, hingga tausiyah—nuansanya tetap religius, damai, dan penuh pesan kebersamaan.













