Berkat QRIS, Pertumbuhan Ekonomi Digital RI Jadi yang Tercepat di Dunia
astakom.com, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia menjadi yang tercepat di dunia. Hal tersebut sebagaimana disampaikan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.
Ia menjelaskan, capaian tersebut tak lepas dari keberhasilan transformasi digital pada sistem pembayaran nasional, melalui berbagai inovasi seperti QRIS dan BI-FAST.
“Sekarang Indonesia alhamdulillah sudah the fastest growing digital economy dan sistem pembayaran di dunia,” ujar Perry dalam sambutannya di pembukaan Festival Ekonomi Digital Indonesia (Fekdi) dan IFSE 2025 di Jakarta, Kamis (30/10/2025).
Perry menjelaskan bahwa peta jalan digitalisasi di sistem pembayaran Indonesia dimulai sejak tahun 2019 lalu di bawah komando Bank Indonesia melalui peluncuran Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI).
Blueprint ini, kata dia, menghadirkan integrasi berbagai kanal pembayaran digital dalam satu standar nasional yang memudahkan transaksi di seluruh lapisan masyarakat.
“Kita ingat 17 Agustus 2019 kita menyatukan satu bahasa QR, yaitu QR Indonesia Standard (QRIS). Alhamdulillah, QRIS menjadi simbol kedaulatan sistem pembayaran Indonesia,” ungkapnya.
Melihat ke belakang, QRIS yang digagas oleh BI sempat menjadi ancaman oleh perusahaan multinasional, seperti Visa dan Mastercard. Hal ini mencuat kala heboh negosiasi tarif Amerika Serikat (AS).
Selain QRIS, Perry juga menyoroti peran BI-FAST yang membuat transaksi keuangan di Indonesia semakin efisien.
Dengan biaya yang hanya Rp2.500 per transaksi bahkan gratis untuk nominal transaksi di bawah Rp500 ribu, BI-FAST menjadi salah satu sistem pembayaran dengan biaya termurah di dunia.
“Dalam dolar, biayanya cuma sekitar 25–30 sen per transaksi. One of the most efficient transaction systems in the world,” kata Perry.
Bahkan, kata dia, layanan BI-Fast tersedia setiap harinya selama 24 jam nonstop, yang memungkinkan pengguna untuk bertransaksi kapan pun, tanpa adanya batasan waktu.
Gen Z Takeaway
Indonesia lagi ngebut banget jadi kekuatan ekonomi digital tercepat di dunia! Gubernur BI Perry Warjiyo bilang, ini semua berkat inovasi keren kayak QRIS yang nyatuin semua pembayaran dalam satu kode QR sejak 2019, dan BI-FAST yang bikin transfer bisa 24 jam nonstop dengan biaya super murah cuma Rp2.500 — bahkan gratis kalau nominalnya kecil.
Kedua sistem ini bukan cuma bikin hidup masyarakat makin praktis, tapi juga jadi simbol kedaulatan finansial Indonesia yang nggak bergantung lagi sama pemain global kayak Visa dan Mastercard. Intinya, masa depan cashless society di Indonesia udah di depan mata!










