Update Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun, UMKM Kuasai 96,68% Merchant
Transaksi QRIS Semester I-2026 tembus Rp1,12 kuadriliun, dengan 96,68% merchant berasal dari UMKM dan konektivitas antarnegara terus meluas.
Transaksi QRIS Semester I-2026 tembus Rp1,12 kuadriliun, dengan 96,68% merchant berasal dari UMKM dan konektivitas antarnegara terus meluas.
Wisman RI makin ramai, tapi spending turun. BI dorong QRIS Antarnegara agar transaksi makin mudah dan belanja wisatawan ikut terdongkrak.
BI terus gaspol digitalisasi pembayaran, dari Pemda hingga QRIS, demi transaksi yang makin cepat, aman, efisien, dan dorong ekonomi nasional.
Pengguna QRIS tembus 67 juta orang, tapi uang tunai tetap wajib diterima merchant dan masih jadi andalan di wilayah 3T.
BI jajaki QRIS Cross Border dengan Arab Saudi, India, Vietnam, dan Australia, setelah terhubung ke 6 negara. Fitur QRIS juga terus dikembangkan.
Pemerintah siapkan rekening warga lewat BRI dan BSI, dengan dukungan data Dukcapil, BI, dan QRIS untuk dorong inklusi serta literasi keuangan.
Bagi banyak masyarakat, QRIS bukan lagi sekadar teknologi pembayaran digital.
BI-FAST dan QRIS terus melesat. BI-FAST mencatat Rp3.777 triliun transaksi, sementara QRIS tumbuh 100%, menandakan tren cashless makin kuat di Indonesia.
Presiden Prabowo dan PM Modi percepat pembahasan QRIS lintas negara RI-India. Kerja sama ini ditargetkan bikin transaksi makin efisien, perkuat sektor keuangan.
RI finalisasi gabung bank NDB & kenalkan QRIS di FMM BRICS, serta suarakan reformasi WTO hingga desak akuntabilitas penuh gugurnya peacekeeper kita di UNIFIL