Ibunda Alm.Timothy Anugerah Maafkan 11 Pelaku Bullying Putranya dan Beri Hukuman Wajib Lapor

Editor: Alfian Tegar
Selasa, 28 Oktober 2025 | 19:51 WIB
Ibunda Alm.Timothy Anugerah Maafkan 11 Pelaku Bullying Putranya dan Beri Hukuman Wajib Lapor
Sharon, ibunda dari almarhum Timothy Anugrah Saputra. (Youtube/Curhat Bang Denny Sumargo)

astakom.com, Jakarta - Ibunda dari Timothy Anugerah, Sharon, menyampaikan pernyataan mengejutkan terkait 11 mahasiswa yang diduga menjadi pelaku perundungan terhadap anaknya.

Ia mengaku memilih untuk “mengangkat” mereka sebagai anak, bukan dalam arti hukum, melainkan sebagai bentuk kasih dan keinginannya melihat perubahan positif dari para pelaku.

Sharon bahkan meminta 11 mahasiswa tersebut untuk rutin memberinya kabar tentang kehidupan mereka. Ia juga telah bertemu langsung dengan beberapa di antara mereka yang datang ke rumah duka untuk menyampaikan permintaan maaf atas perbuatan mereka.

Alih-alih marah, Sharon justru merasa iba ketika melihat salah satu pelaku, bernama Vito. Saat itu, Sharon mengobrol dengan Vito dan ibunya.

Sikap Teguh Ibunda Timothy

Kepada Vito, Sharon memaafkan perbuatannya dan hanya memberikan sanksi wajib lapor.

"Sama Vito saya sampaikan hal yang sama, tapi saya tambahkan 'Kamu saya kenai wajib lapor'," ungkap Sharon.

Menurut Sharon, wajib lapor tersebut merupakan komitmen yang harus dilakukan oleh Vito untuk memperbaiki hidupnya dengan melaporkan setiap hal yang terjadi dalam hidupnya. Sharon ingin melihat Vito menjadi pribadi yang lebih baik dengan membawa semangat Timothy.

"Tante sudah nggak punya anak lagi, jadi kamu sekarang harus menjadi anak tante, tante ingin lihat komitmen kamu untuk jadi orang yang lebih baik, untuk kamu bawa spiritnya Timmy (panggilan Timothy) ini, bagaimana selama ini dia menjalani hidupnya, kemudian tante ingin kalau kamu meng-update (kasih info) mamamu, ternyata dia sudah tidak ada papanya."

"Jadi kalau kamu meng-update mamamu, inget kamu punya mama satu lagi ini yang perlu di-update juga. Jadi kamu saya kenakan wajib lapor. Kamus harus update tante juga supaya tante bisa lihat nanti ke depannya kamu ini menjalani hidupmu secara berbeda dengan baik. Itu yang saya sampaikan sama Vito," tuturnya.

Hal serupa juga dilakukan Sharon kepada pelaku lain yang membully putranya di dalam chat grup WhatsApp yang beredar. Apalagi menurutnya, orang-orang tersebut sama sekali tidak mengenal Timothy sebelumnya.

Mereka membully Timothy setelah meninggal dunia, tanpa tahu siap sebenarnya sosoknya. Sebelas mahasiswa Udayana tersebut juga berasal dari fakultas yang berbeda-beda.

Lebih lanjut, Sharon mengaku sudah ikhlas dengan kepergian Timothy. Ia bersyukur memiliki anak tunggal yang selama ini begitu baik dan periang.

Meski kehilangan, Sharon merasa kini telah memiliki 11 anak baru, seperti yang telah ia sebutkan sebelumnya. Dirinya tidak menuntut 11 mahasiswa perundung putranya, namun ia justru mengangkat mereka sebagai anak, untuk melihat perkembangan mereka menjadi pribadi yang lebih baik.

"Makanya saya akan punya sebelas anak baru," pungkasnya.

Gen Z Takeaway

Kisah Sharon ini ngasih vibe yang kuat banget soal empati dan penyembuhan. Di tengah luka kehilangan, dia justru milih kasih jalan buat perubahan. Bukan dengan marah, tapi dengan kasih. Buat kita, ini reminder kalau kadang kekuatan sejati bukan ada di tangan yang menghukum, tapi di hati yang bisa memaafkan dan menuntun orang lain jadi lebih baik.

Bali Bullying Ibunda Timothy Sharon Timothy Anugerah Universitas Udayana Unud

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB