7 Bulan Nganggur, Ayah Dua Anak Ini Kembali Bekerja Berkat Program Revitalisasi Sekolah Prabowo
astakom.com, Karawang – Setelah tujuh bulan menganggur, Saiful Anam (45), warga Poponcol Kidul, Karawang, akhirnya kembali bisa menafkahi keluarganya. Kesempatan itu datang dari sebuah program pemerintah yang menyentuh akar kehidupan masyarakat, yakni program revitalisasi sekolah yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto.
Program perbaikan sekolah ini bukan hanya membangun ruang belajar bagi generasi bangsa, tetapi juga membuka ruang harapan bagi masyarakat sekitar.
SDN Karawang Kulon III, tempat Saiful kini bekerja, menjadi salah satu penerima dana revitalisasi satuan pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Dari total dana yang diterima senilai Rp1,1 miliar, digunakan untuk membangun dua ruang kelas baru, dua toilet, satu ruang UKS, serta merenovasi dua ruang kelas yang rusak ringan.
“Alhamdulillah sangat membantu ekonomi saya. Pendapatannya untuk anak dan keluarga,” tutur Saiful saat ditemui di lingkungan SDN Karawang Kulon III, Selasa (21/10).Setelah kembali bekerja, ia kini bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk istri dan dua anaknya. Anak pertamanya baru lulus sekolah, sementara putra bungsunya baru berusia tiga tahun.
Saiful menceritakan bagaimana awalnya ia mendapat pekerjaan di proyek tersebut. Ia memberanikan diri mendatangi mandor proyek untuk menanyakan apakah ada kesempatan kerja bagi warga sekitar.
“Mula-mula saya datang ke Pak Mandor, saya tanya, ‘Pak, ada tambahan orang lagi nggak?’ Kebetulan pas ada tambahan. Saya senang banget,” ungkapnya.
Lebih jauh, Saiful berharap program revitalisasi sekolah ini terus diperluas ke berbagai daerah agar bisa membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Ia menilai, pembangunan sekolah yang layak merupakan kebutuhan dasar yang seharusnya bisa dirasakan oleh semua anak bangsa.
“Mudah-mudahan bukan cuma di Poponcol Kidul Karawang aja, tapi di seluruh Indonesia. Kalau boleh, untuk Bapak Presiden, yang belum terbangun disegerakanlah,” katanya penuh harap.













