Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

MotoGP Mandalika 2025 Hadirkan Tradisi Betabeq, Warisan Budaya Masyarakat Lombok

astakom.com, Lombok – Perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2025 kembali menghadirkan sesuatu yang unik dengan digelarnya prosesi adat betabeq di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa malam (30/9).

Tradisi betabeq merupakan tradisi khas Lombok yang dilakukan untuk meminta izin dan doa restu dari tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar agar ajang MotoGP Mandalika 2025 yang akan berlangsung di sirkuit kebanggaan Indonesia dapat berjalan lancar dan sukses.

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal menegaskan, tradisi betabeq bukan sekadar seremoni belaka, melainkan sebuah kehormatan yang meneguhkan identitas budaya untuk menyambut ajang balap motor bertaraf internasional tersebut.

“MotoGP di Mandalika adalah ajang dunia, tetapi kita tidak boleh melepaskan akar budaya kita. Dengan betabeq, kita menunjukkan kepada dunia bahwa Lombok memiliki tradisi luhur, penuh makna, dan selalu mengutamakan kebersamaan,” kata Lalu Muhammad dalam keterangan resmi, dikutip astakom.com, Rabu (1/10).

Dia pun berharap doa restu dari para ulama dan masyarakat dapat mengiringi suksesnya MotoGP Mandalika 2025. Hal ini juga menjadi pesan bahwa pembangunan pariwisata di NTB, termasuk sport tourism senantiasa berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal.

Hal senada disampaikan Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, Troy Reza Warokka. Menurutnya, betabeq yang dihadiri jajaran pejabat daerah, ulama, tokoh masyarakat, ITDC, MGPA, hingga wisatawan asing ini menjadi nilai tambah yang membedakan Mandalika dari seri balap lain di dunia.

“MotoGP adalah ajang global yang ditonton jutaan pasang mata, tetapi di Mandalika kita punya sesuatu yang lebih, yakni budaya dan tradisi. Betabeq menjadi simbol harmoni antara dunia internasional dengan masyarakat lokal,” ucap Troy.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah persiapan bukan hanya soal teknis balap, tapi juga tentang penghormatan pada nilai-nilai yang hidup di masyarakat. Inilah yang membuat Mandalika istimewa di mata dunia,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria menambahkan bahwa tradisi ini merupakan wujud komitmen penyelenggara untuk selalu menyatu dengan masyarakat. Sebab ia menegaskan, MotoGP Mandalika merupakan milik masyarakat Lombok dan NTB secara keseluruhan.

“Tradisi betabeq ini adalah bentuk penghormatan kami kepada masyarakat, karena kami percaya tanpa dukungan dan doa restu mereka, tidak mungkin perhelatan sebesar MotoGP dapat berjalan lancar. Dengan ini, kami ingin menunjukkan bahwa MotoGP di Mandalika bukan hanya tentang balapan, tetapi juga tentang kebersamaan, doa, dan budaya,” tandasnya.

Gen Z Takeaway

MotoGP Mandalika 2025 vibes beda banget! Gak cuma soal motor kenceng, tapi juga ada tradisi adat Lombok “betabeq” buat minta doa restu biar race berjalan lancar. Dari gubernur, ulama, sampai masyarakat lokal ikut serta—bikin ajang internasional ini makin terasa Indonesia banget. Mandalika bukan cuma balapan, tapi juga panggung budaya!

Feed Update

Gen Z Sudah Tahu Belum? Mudik Itu Singkatanya Adalah…

astakom.com, Jakarta - Jelang lebaran 2026, ada krbiasaan uraban yang selalu terjadi di masyarkat Indonesia, 'Mudik'. Kata ini selalu muncul di televisi maupun media...

Jalur Pemudik dan Pelancong Palabuhanratu Rusak hingga Viral, Dedi Mulyadi Bilang “Itu Bukan Jalan Provinsi!”

astakom.com, Jakarta - Jelang lebaran biasanya dibarengi dengan musim mudik dan liburan. Dan yang paling utama bagi pemudik dan pelancong liburan adalah kemanan jalur...

Momen Warga Aceh Tamiang ‘War’ Takjil, UMKM Kembali Pulih Pascabencana

astakom.com, Jakarta — Upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi Sumatera yang jadi komitmen pemerintah semakin tampak hasilnya di lapangan. Di Aceh Tamiang, ramai-ramai masyarakat berburu takjil...

Jaksa yang Tuntut Hukuman Mati ABK Fandi Minta Maaf di Hadapan DPR

astakom.com, Jakarta — Jaksa bernama Muhammad Arfian, yang bertindak sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara yang menuntut hukuman mati terhadap anak buah kapal...

Libur Lebaran 2026 Diprediksi Bikin Wisata Domestik Meledak, 144 Juta Wisnus Siap Jalan-Jalan

astakom.com, Jakarta – Libur Lebaran 2026 diperkirakan kembali menjadi momen besar bagi sektor pariwisata Indonesia. Pemerintah memproyeksikan ratusan juta masyarakat akan melakukan perjalanan, baik...

KPK: 5 Orang Ditetapkan Tersangka dalam OTT Bupati Rejang Lebong

astakom.com, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong Bengkulu. Melansir astakom.com,...