Minggu, 15 Mar 2026
Minggu, 15 Maret 2026

Menteri Pertanian Ajak Generasi Muda HIPMI Garap Hilirisasi Pertanian

astakom, Yogyakarta – Kementerian Pertanian mendorong percepatan hilirisasi pertanian khususnya komoditas perkebunan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah produk, membuka lapangan kerja luas, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Berdasarkan perhitungan investasi dan proyeksi pengembangan industri hilir, sebanyak 8,6 juta tenaga kerja dapat terserap dari sektor budidaya hingga pengolahan hasil perkebunan.

“Coba bayangkan jika kita lakukan hilirisasi, kita ciptakan lapangan kerja dan menyerap tenaga kerja hingga 8 juta. Kami diminta untuk memimpin upaya hilirisasi ini, dan kami tidak bisa jalan sendiri. HIPMI harus jadi mitra strategis dalam upaya ini,” tegas Amran Sulaiman di hadapan Ketua dan Para Anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Yogyakarta, Selasa (29/7).

Amran menegaskan, bahwa hilirisasi menjadi prioritas utama dalam kebijakan pembangunan pertanian ke depan. Ia menyebut, komoditas seperti kelapa, kakao, mete, kopi, hingga kelapa sawit dan kapas, memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam bentuk produk turunan yang bernilai tinggi, baik untuk pasar ekspor maupun substitusi impor.

“Nilai tambah komoditas harus tinggal di dalam negeri. Kita tidak boleh lagi menjual bahan mentah. Semua produk perkebunan harus diolah, diserap oleh industri dalam negeri, dan menjadi pengungkit kesejahteraan petani,” ujar Amran dalam keterangannya dikutip astakom.com, Rabu (30/7).

Contohnya, dari kelapa dalam, berbagai produk turunan seperti VCO, cocopeat, cocofiber, hingga bioenergi mampu memberi nilai tambah hingga 107 kali lipat, dari harga buah kelapa Rp 1.350/kg menjadi VCO seharga Rp 145.000/liter.

Tak hanya itu, industri hilir kelapa mampu menciptakan beragam usaha turunannya, dari makanan dan minuman, hingga energi terbarukan.

Dalam kegiatan Sarasehan Keluarga Besar BPD HIPMI DIY yang digelar di Yogyakarta, Amran secara khusus mengajak kalangan pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI untuk ambil bagian dalam hilirisasi pertanian.

Ia menyebut HIPMI sebagai bagian penting dari generasi penerus bangsa yang harus diberi ruang dan dukungan untuk terlibat langsung dalam pembangunan ekonomi nasional berbasis pertanian.

“HIPMI adalah anak-anak kita, generasi kita. Beri mereka ruang seluas-luasnya, beri support. Karena mereka yang akan melanjutkan pembangunan. Di sinilah peluang besar untuk HIPMI bergerak,” tegas Amran.

Ia menekankan bahwa dengan sumber daya alam melimpah dan kemampuan produksi sepanjang tahun, Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang tak dimiliki banyak negara lain.

Oleh karena itu, sinergi pemerintah dan dan berbagai pihak termasuk HIPMI menjadi kunci dalam mempercepat hilirisasi, memperkuat daya saing, serta menjaga ketahanan pangan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum BPD HIPMI DIY, Ekawati Rahayu Putri, menyampaikan apresiasi sekaligus komitmennya untuk mendukung upaya hilirisasi sektor pertanian yang digagas pemerintah.

Ia menilai ajakan Amran agar pihaknya lebih berperan dalam upaya hilirisasi ini menjadi suntikan semangat bagi generasi muda pengusaha untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan nasional.

“Terimakasih Pak Menteri telah memberikan motivasi dan vibrasi pada kami, kami juga tadi diarahkan menjadi inisiator untuk mengumpulkan seluruh pengusaha di bidang pertanian dan nantinya akan kita dorong untuk dapat disinergikan dengan pemerintah” ujarnya.

Lebih lanjut, Ekawati menegaskan bahwa HIPMI DIY siap menjadi motor penggerak dalam pembangunan pertanian Indonesia. “Semoga kami bisa berperan untuk bersama -sama mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional,” pungkasnya.

Feed Update

Legislator Gerindra Berbagi 3.000 Takjil untuk Pengendara di Kota Palu

astakom.com, Palu — Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Longki Djanggola, bersama kader, pemuda, dan simpatisan menggelar aksi sosial berbagi takjil...

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dorong Pabrik Indarung I Jadi Spot Seni Baru

astakom.com, Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau kawasan Pabrik Indarung I yang merupakan bagian dari kompleks industri milik PT Semen Padang. Kunjungan ini...

Jelang Lebaran, Ketua MPR Salurkan 5.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana di Sumut

Astakom, Medan — Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyalurkan 5.000 paket bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera...

Momen Anak-anak Antusias Sambut Kapal Pengantar MBG di Pesisir Danau Sentani

astakom.com, Jakarta — Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Danau Sentani Kabupaten Jayapura, Papua, dilakukan dengan berbeda. MBG yang didistribusikan untuk anak sekolah, ibu...

Gen Z Sudah Tahu Belum? Mudik Itu Singkatanya Adalah…

astakom.com, Jakarta - Jelang lebaran 2026, ada kebiasaan urban yang selalu terjadi di masyarkat Indonesia, 'Mudik'. Kata ini selalu muncul di televisi maupun media...

Jalur Pemudik dan Pelancong Palabuhanratu Rusak hingga Viral, Dedi Mulyadi Bilang “Itu Bukan Jalan Provinsi!”

astakom.com, Jakarta - Jelang lebaran biasanya dibarengi dengan musim mudik dan liburan. Dan yang paling utama bagi pemudik dan pelancong liburan adalah kemanan jalur...