Sabtu, 14 Mar 2026
Sabtu, 14 Maret 2026

DPR RI Minta Kemenhub Serius Tangangi Kendaraan Over Muatan

astakom, Jakarta — Masih maraknya kendaraan angkutan barang yang melebihi kapasitas muatan dan dimensi atau dikenal dengan istilah Over Dimension Overloading (ODOL) kembali menuai sorotan dari anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya.

Legislator binaan Prabowo Subianto ini meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk bekerja lebih ekstra dan bersinergi lintas sektor dalam menangani persoalan ODOL yang kian mengkhawatirkan.

Sorotan ini mencuat setelah terjadinya kecelakaan di Gerbang Tol Ciawi 2 arah Jakarta pada Senin (2/6), sekitar pukul 13.50 WIB, yang melibatkan truk bermuatan air mineral. Kasus semacam ini menurut Danang bukan yang pertama dan bisa dipastikan bukan yang terakhir jika tak ada tindakan tegas dan sistematis.

“Ini demi keamanan bersama, Kami di Komisi V DPR memberikan perhatian serius terhadap penanganan ODOL yang sudah lama disuarakan. Kendaraan ODOL salah satu penyebab tingginya angka kecelakaan,” ujar Danang.

Ia menekankan bahwa keberadaan kendaraan ODOL bukan hanya masalah teknis lalu lintas, tetapi juga menyangkut keselamatan publik dan kerugian negara akibat rusaknya infrastruktur jalan.

Dalam konteks ini, menurutnya, Kemenhub tidak bisa berjalan sendiri. “Kementerian Perhubungan tidak bisa bekerja sendiri, perlu ada koordinasi lintas sektor,” tegasnya.

Danang menggarisbawahi perlunya kolaborasi antara Kemenhub, Kementerian Perindustrian, dan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri agar kebijakan Zero ODOL yang sudah lama digaungkan dapat terealisasi secara konkret di lapangan.

“Kami mendorong agar Kemenhub bersama seluruh mitra terkait dapat membangun sinergitas memastikan terwujudnya Zero ODOL,” kata Danang.

Ia juga menegaskan pentingnya memperkuat pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi maupun perusahaan angkutan yang masih membandel.

“Tanpa sinergi antar lembaga, penindakan akan timpang. Kemenhub perlu menggandeng Kemenperin dan Korlantas untuk meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum di lapangan bagi pengemudi dan pihak terkait yang melanggar,” sambungnya.

Danang berharap, peristiwa kecelakaan baru-baru ini dapat menjadi momentum kuat bagi pemerintah untuk mempercepat implementasi kebijakan Zero ODOL, yang selama ini masih menemui berbagai kendala dalam pelaksanaannya.

Feed Update

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dorong Pabrik Indarung I Jadi Spot Seni Baru

astakom.com, Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau kawasan Pabrik Indarung I yang merupakan bagian dari kompleks industri milik PT Semen Padang. Kunjungan ini...

Jelang Lebaran, Ketua MPR Salurkan 5.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana di Sumut

Astakom, Medan — Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyalurkan 5.000 paket bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera...

Momen Anak-anak Antusias Sambut Kapal Pengantar MBG di Pesisir Danau Sentani

astakom.com, Jakarta — Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Danau Sentani Kabupaten Jayapura, Papua, dilakukan dengan berbeda. MBG yang didistribusikan untuk anak sekolah, ibu...

Gen Z Sudah Tahu Belum? Mudik Itu Singkatanya Adalah…

astakom.com, Jakarta - Jelang lebaran 2026, ada kebiasaan urban yang selalu terjadi di masyarkat Indonesia, 'Mudik'. Kata ini selalu muncul di televisi maupun media...

Jalur Pemudik dan Pelancong Palabuhanratu Rusak hingga Viral, Dedi Mulyadi Bilang “Itu Bukan Jalan Provinsi!”

astakom.com, Jakarta - Jelang lebaran biasanya dibarengi dengan musim mudik dan liburan. Dan yang paling utama bagi pemudik dan pelancong liburan adalah kemanan jalur...

Momen Warga Aceh Tamiang ‘War’ Takjil, UMKM Kembali Pulih Pascabencana

astakom.com, Jakarta — Upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi Sumatera yang jadi komitmen pemerintah semakin tampak hasilnya di lapangan. Di Aceh Tamiang, ramai-ramai masyarakat berburu takjil...