Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Koperasi Merah Putih di Grobogan Diharap Jadi Lokomotif Ekonomi Desa

astakom, Grobogan – Kementerian Koperasi (Kemenkop) terus mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih, kali ini menyasar Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Upaya ini diwujudkan lewat pelaksanaan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) di Desa Kapung, Kecamatan Tanggungharjo, yang menjadi titik awal lahirnya koperasi sebagai penggerak ekonomi desa.

Menteri Koperasi (Menkop), Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa koperasi Merah Putih bukan sekadar pelengkap pembangunan desa, tapi juga motor utama penggerak ekonomi rakyat dan pondasi ketahanan pangan nasional.

Sebab menurutnya, koperasi bisa memangkas rantai distribusi yang selama ini merugikan petani, menekan dominasi tengkulak, serta menghentikan jeratan rentenir dan pinjaman online ilegal yang marak di pedesaan.

“Saya menaruh harapan besar kepada Koperasi Desa Merah Putih Kapung yang terlahir dari Musdesus hari ini,” ujarnya saat meninjau Musdesus di Desa Kapung, Grobogan, yang dikutip astakom.com, Selasa (6/5).

Budi Arie juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah daerah yang telah bekerja sama mendukung pelaksanaan program ini. Ia bahkan menyebut Jawa Tengah sebagai ‘lubang kunci’ dan pelopor keberhasilan program koperasi desa secara nasional.

Ke depan, ekosistem koperasi akan diperkuat dengan pendirian gerai-gerai usaha seperti sembako, apotek, klinik desa, unit simpan pinjam, hingga gudang logistik. Semua ini akan dikembangkan dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan potensi lokal yang tersedia.

Desa Kapung sendiri dinilai memiliki potensi besar. Selain menjadi sentra beras dan sayur-mayur, desa ini juga memiliki peternakan kambing, ayam petelur, budidaya lele, hingga kerajinan batik. Semua ini diyakini bisa terakomodasi dan berkembang pesat melalui koperasi.

Sehingga ia berpesan agar pembentukan Koperasi Merah Putih Kapung ini tak cuma sekadar seremonial saja, tetapi benar-benar beroperasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Di sisi lain, ia juga menilai persiapan kelembagaan dan SDM akan didorong dengan pelatihan, pendampingan, serta digitalisasi sistem koperasi agar bisa bersaing dan mandiri secara berkelanjutan.

“Sinergi antar Kementerian,Lembaga, dan Pemerintah Daerah juga diperluas termasuk dalam aspek permodalan, pemasaran, dan penyediaan infrastruktur penunjang,” pungkasnya.

Feed Update

Gen Z Sudah Tahu Belum? Mudik Itu Singkatanya Adalah…

astakom.com, Jakarta - Jelang lebaran 2026, ada krbiasaan uraban yang selalu terjadi di masyarkat Indonesia, 'Mudik'. Kata ini selalu muncul di televisi maupun media...

Jalur Pemudik dan Pelancong Palabuhanratu Rusak hingga Viral, Dedi Mulyadi Bilang “Itu Bukan Jalan Provinsi!”

astakom.com, Jakarta - Jelang lebaran biasanya dibarengi dengan musim mudik dan liburan. Dan yang paling utama bagi pemudik dan pelancong liburan adalah kemanan jalur...

Momen Warga Aceh Tamiang ‘War’ Takjil, UMKM Kembali Pulih Pascabencana

astakom.com, Jakarta — Upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi Sumatera yang jadi komitmen pemerintah semakin tampak hasilnya di lapangan. Di Aceh Tamiang, ramai-ramai masyarakat berburu takjil...

Jaksa yang Tuntut Hukuman Mati ABK Fandi Minta Maaf di Hadapan DPR

astakom.com, Jakarta — Jaksa bernama Muhammad Arfian, yang bertindak sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara yang menuntut hukuman mati terhadap anak buah kapal...

Libur Lebaran 2026 Diprediksi Bikin Wisata Domestik Meledak, 144 Juta Wisnus Siap Jalan-Jalan

astakom.com, Jakarta – Libur Lebaran 2026 diperkirakan kembali menjadi momen besar bagi sektor pariwisata Indonesia. Pemerintah memproyeksikan ratusan juta masyarakat akan melakukan perjalanan, baik...

KPK: 5 Orang Ditetapkan Tersangka dalam OTT Bupati Rejang Lebong

astakom.com, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong Bengkulu. Melansir astakom.com,...