Sabtu, 14 Mar 2026
Sabtu, 14 Maret 2026

Indonesia Promosikan 10 Destinasi Super Prioritas di MITE 2025

astakom.com, Jakarta – Paviliun Wonderful Indonesia kembali tampil memukau dalam ajang Macau International Travel (Industry) Expo (MITE) 2025 yang berlangsung pada 25–27 April 2025 di The Venetian Macau, Cotai Expo.

Dalam partisipasinya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mempromosikan 10 Destinasi Super Prioritas (DSP) serta wisata minat khusus Indonesia.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Ni Made Ayu Marthini, menjelaskan bahwa keikutsertaan dalam MITE 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat brand Wonderful Indonesia dan meningkatkan awareness pasar internasional, khususnya di Macau.

“Partisipasi dalam ajang MITE 2025 menjadi salah satu upaya untuk mempromosikan 10 Destinasi Super Prioritas dan Minat Khusus (Borobudur, Bromo-Tengger-Semeru, Labuan Bajo), serta memperkuat awareness terhadap brand Wonderful Indonesia di pasar Macau,” ujar Made, seperti yang dikutip astakom.com, Jumat (3/5).

Paviliun Wonderful Indonesia yang berlokasi di booth C27 Hall A menampilkan konsep interaktif dan kolaboratif bersama Garuda Indonesia Hong Kong dan KJRI Hong Kong yang merangkap Macau.

Beragam aktivitas digelar mulai dari product knowledge, business to business (B2B), business to consumer (B2C), hingga distribusi bahan promosi dan suvenir.

“Kehadiran Paviliun Wonderful Indonesia ini menjadi wujud kerja sama dan kolaborasi Kemenpar dengan Garuda Indonesia di Hong Kong serta didukung oleh KJRI Hong Kong yang merangkap Macau,” jelasnya.

Lebih lanjut, Paviliun ini juga memperkenalkan konsep sustainable tourism yang menjadi arah kebijakan pariwisata nasional, termasuk dalam pengelolaan destinasi berbasis lingkungan.

“Partisipasi Paviliun Wonderful Indonesia pada event ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berwisata di 10 DSP dan minat khusus mencakup wellness, marine, gastronomy, dan luxury. Sehingga para pengunjung yang di antaranya merupakan masyarakat Macau, masyarakat internasional, dan diaspora Indonesia dapat turut menyebarkan informasi mengenai destinasi wisata dengan konsep hijau dan berkelanjutan di Indonesia,” tambah Made.

Sementara itu, Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II Kemenparekraf, Yulia, menuturkan bahwa partisipasi ini menjadi bagian dari strategi pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebesar 14–16 juta kunjungan pada 2025.

“Wisman dari Macau pada 2024 berkontribusi mencapai 1.573 kunjungan. Tahun 2025, Kemenpar menargetkan jumlahnya meningkat menjadi 1.600 kunjungan wisman dari wilayah ini,” ujar Yulia.

Feed Update

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dorong Pabrik Indarung I Jadi Spot Seni Baru

astakom.com, Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau kawasan Pabrik Indarung I yang merupakan bagian dari kompleks industri milik PT Semen Padang. Kunjungan ini...

Jelang Lebaran, Ketua MPR Salurkan 5.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana di Sumut

Astakom, Medan — Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyalurkan 5.000 paket bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera...

Momen Anak-anak Antusias Sambut Kapal Pengantar MBG di Pesisir Danau Sentani

astakom.com, Jakarta — Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Danau Sentani Kabupaten Jayapura, Papua, dilakukan dengan berbeda. MBG yang didistribusikan untuk anak sekolah, ibu...

Gen Z Sudah Tahu Belum? Mudik Itu Singkatanya Adalah…

astakom.com, Jakarta - Jelang lebaran 2026, ada kebiasaan urban yang selalu terjadi di masyarkat Indonesia, 'Mudik'. Kata ini selalu muncul di televisi maupun media...

Jalur Pemudik dan Pelancong Palabuhanratu Rusak hingga Viral, Dedi Mulyadi Bilang “Itu Bukan Jalan Provinsi!”

astakom.com, Jakarta - Jelang lebaran biasanya dibarengi dengan musim mudik dan liburan. Dan yang paling utama bagi pemudik dan pelancong liburan adalah kemanan jalur...

Momen Warga Aceh Tamiang ‘War’ Takjil, UMKM Kembali Pulih Pascabencana

astakom.com, Jakarta — Upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi Sumatera yang jadi komitmen pemerintah semakin tampak hasilnya di lapangan. Di Aceh Tamiang, ramai-ramai masyarakat berburu takjil...