Bebas Narkoba Mode On! Gubernur Pramono Gaspol Dukung Polisi Ratakan Sarang Narkoba Kampung Bahari
astakom.com, Jakarta – Aksi pembersihan sarang narkoba di ibu kota makin menyala! Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara tegas berdiri di barisan paling depan untuk mendukung penuh langkah aparat kepolisian dalam menyapu bersih jaringan peredaran gelap narkotika. Fokus utama operasi pembersihan besar-besaran kali ini menyasar salah satu kawasan yang kerap diidentikkan dengan episentrum peredaran barang haram tersebut, yaitu Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Dukungan penuh tanpa kompromi ini disampaikan langsung oleh pimpinan nomor satu di Jakarta. Langkah kepolisian dalam melakukan tindakan tegas di lapangan dinilai sebagai langkah krusial demi menyelamatkan masa depan warga Jakarta dari ancaman bahaya narkotika yang merusak generasi muda.
Dukungan full power dari Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo secara terbuka menyampaikan komitmennya untuk mengawal penuh seluruh proses hukum dan tindakan tegas yang diambil oleh aparat kepolisian. Pemprov DKI memastikan tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi para pelaku kejahatan narkotika untuk beroperasi di wilayah hukum Jakarta.
Saat ditemui awak media di Balai Kota Jakarta pada Senin, 2 November 2026, Gubernur menegaskan posisi pemerintah daerah yang berdiri tegak di belakang kepolisian.
“Pemerintah DKI Jakarta memberikan support sepenuhnya, dukungan sepenuhnya, kepada Polri yang sedang memberantas, mengambil tindakan tegas, perang terhadap narkoba. Apa yang dilakukan di Kampung Bahari, tentunya Pemerintah DKI Jakarta memberikan support sepenuhnya untuk itu,” kata Pramono di Balai Kota, Jakarta, dikutip astakom.com pada Selasa (03/11/2026).
Pramono juga menambahkan bahwa gerakan perang melawan narkoba ini tidak boleh kendor di tengah jalan. Beliau menekankan pentingnya konsistensi dan sinergi lintas instansi agar aksi pembersihan ini membuahkan hasil yang permanen dan menyeluruh. Pihaknya siap memasok segala bentuk kerja sama yang dibutuhkan untuk mendukung misi pemberantasan narkoba di wilayah DKI Jakarta.
Penggerebekan subuh-subuh via KRL, tim gabungan bikin kaget lapak narkoba
Langkah nyata perang terhadap narkoba ini ditunjukkan melalui aksi penggerebekan berskala besar pada Minggu pagi, 1 November 2026. Tim gabungan yang terdiri dari personel kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) mendadak mengepung kawasan Kampung Bahari untuk melumpuhkan jaringan peredaran narkoba yang beroperasi secara terselubung di sana.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Adhe Hariadi menerangkan bahwa penggerebekan kilat tersebut diluncurkan sekitar pukul 05.30 WIB. Operasi berskala besar ini melibatkan kolaborasi erat antara Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Utara, hingga personel Brimob Polri demi memastikan area dapat dilumpuhkan secara total.
Ada strategi unik dan tak terduga yang diterapkan petugas dalam penggerebekan kali ini. Supaya tidak terendus lebih awal oleh para pelaku, petugas memanfaatkan moda transportasi publik kereta commuter line (KRL). Rombongan tim gabungan bergerak dari Stasiun Tanjung Priok menuju titik lokasi di kawasan Kampung Bahari dan Kampung Muara Bahari. Strategi ini terbukti ampuh karena jalur rel kereta memberikan akses langsung ke titik-titik vital yang disinyalir kuat menjadi pusat aktivitas transaksi narkoba.
Perlawanan pelaku melayang, senpi, senjata tajam, dan narkoba berhasil diamankan
Setibanya di lokasi sasaran, petugas gabungan langsung menyisir satu per satu lapak dan bangunan liar di sepanjang perlintasan rel kereta hingga menyusup ke pemukiman padat penduduk. Kehadiran petugas yang tiba-tiba sempat memicu kepanikan di area tersebut.
Kendati beberapa terduga anggota komplotan narkoba di Kampung Bahari sempat nekat memberikan perlawanan fisik kepada petugas yang mengepung, aparat keamanan berhasil mengendalikan situasi dengan cepat dan terukur.
Dari hasil penggeledahan menyeluruh di beberapa titik lapak, polisi sukses mengamankan sejumlah barang bukti penting. Selain menyita barang bukti narkoba berbagai jenis, petugas juga mengamankan berbagai jenis senjata tajam termasuk senjata ap atau senpi yang diduga kuat digunakan pelaku untuk melindungi bisnis ilegal mereka. Sejumlah terduga pelaku yang berkaitan langsung dengan jaringan peredaran narkoba tersebut berhasil dibekuk dan dibawa ke markas kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (aNs)
Gen Z Takeaway
Gubernur DKI Pramono Anung fixes kasih full support tanpa rem buat Polri sama BNN yang baru aja ngeratakan sarang narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, biar Jakarta makin safe space dan bebas dari barang haram. Penggerebekan subuh-subuh yang pakai taktik out of the box naik KRL ini sempat diwarnai perlawanan dari komplotan lokal, tapi aparat tetap chill dan sukses mengamankan para pelaku lengkap sama barang bukti narkoba plus senpi dan senjata tajam.









