BNPB Update Penanganan Bencana: Dari Ancaman Karhutla di Sumatra-Sulawesi sampai Banjir di Sumut
astakom.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) baru aja ngerilis laporan pemutakhiran data penanganan bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia per 27–28 Oktober 2026. Berdasarkan laporan tersebut,musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir bandang akibat luapan sungai, sampai terjangan angin puting beliung jadi fokus utama penanganan petugas di lapangan.
Karhutla nyasar ke Lampung, Luwu, Palopo, sampai Toraja Utara
Ancaman karhutla masih jadi PR besar di berbagai wilayah. Pada Selasa (27/10/2026) sore, sekitar 3 hektare area lereng Gunung Rajabasa di Desa Way Muli Induk, Lampung Selatan, kedapatan terbakar. Untungnya, berkat gercep Tim Reaksi Cepat BPBD bersama Damkar dan warga setempat, api berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas. Status tanggap darurat karhutla di wilayah ini sendiri udah berlaku sejak Agustus lalu sampai November 2026 mendatang.
Nggak cuma di Lampung, karhutla juga melanda lahan seluas 1,5 hektare di Desa Rumaju, Kabupaten Luwu,Sulawesi Selatan, yang langsung ditangani petugas gabungan. Di hari yang sama, dua titik lahan di Kota Palopo seluas 1,25 hektare di kawasan Islamic Centre dan Jalan Cendana ikut terbakar sebelum akhirnya berhasil dipadamkan. Sebelumnya, pada Sabtu (24/10/2026), kebakaran lahan seluas 7 hektare juga menghantam Desa Lembang Rangri dan Lembang Ratte di Toraja Utara.
Banjir terjang Sumut: Asahan, Deli Serdang, dan Labuhanbatu terdampak
Selain karhutla, amukan air alias banjir juga nyerang sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Di Kabupaten Asahan, naiknya debit air Sungai Silau Tua bikin pemukiman di Desa Sei Silau Tua dan Bangun Sari terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 30 sampai 80 sentimeter sejak Selasa pagi, yang berdampak pada sekitar 405 kepala keluarga.
Sementara itu, di Kabupaten Deli Serdang, hujan deras bikin Sungai Sei Putih dan Sei Belawan meluap ditambah tanggul jebol, merendam 146 rumah warga. Untungnya, kondisi di Deli Serdang berangsur surut dan warga udah bisa balik ke rumah masing-masing. Sebelumnya, banjir setinggi satu meter juga sempat melumpuhkan Kelurahan Sirandorung dan Padang Bulan di Labuhanbatu pada Sabtu (24/10) yang berdampak ke 520 KK sebelum akhirnya surut pada Selasa kemarin.
Puting beliung ngamuk di Kabupaten Banjar, belasan rumah rusak
Cuaca ekstrem juga nggak mau ketinggalan bikin ulah. Angin puting beliung disertai hujan lebat menerjang sejumlah desa di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, meliputi Desa Sungai Alat, Sungai Rangas Hambuku, Sungai Rangas Ulu, Sungai Batang Ilir, dan Penggalaman.
Akibat amukan angin kencang ini, puluhan rumah warga beserta satu unit fasilitas pendidikan mengalami kerusakan fisik, dengan total sekitar 35 KK terdampak. Saat ini, pihak BPBD Kabupaten Banjar langsung turun tangan melakukan asesmen, pendataan tingkat kerusakan, serta siap menyalurkan bantuan logistik darurat buat para korban.
Menghadapi rentetan bencana ini, BNPB mengimbau masyarakat buat terus waspada, patuh sama peringatan dini, nggak buka lahan dengan cara dibakar, dan langsung evakuasi mandiri kalau situasi mulai nggak aman. (RaM)
Gen Z Takeaway
Deretan bencana mulai dari karhutla di Sumatra-Sulawesi, banjir parah yang ngerendam ratusan rumah di Sumut, sampai amukan puting beliung di Kalsel bener-bener jadi pengingat buat kita semua buat selalu waspada, stay safe, dan sigap jaga keselamatan diri serta lingkungan di tengah cuaca ekstrem yang nggak menentu ini.








