Pangkas Rantai Distribusi, Pemerintah Percepat Pasokan Barang Subsidi ke KDKMP
astakom.com, Jakarta - Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang terus digaspol dan beberapa di antaranya telah beroperasi. Menteri Koperasi Ferry Juliantono bilang kalau sekarang pemerintah lagi mempercepat pasokan barang bersubsidi ke gerai-gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang udah beroperasi.
Dia bilang kalau percepatan ini dilakukan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto supaya KDKMP bisa ngecut rantai distribusi barang bersubsidi kepada masyarakat. Makanya masyarakat bisa mengakses barang-barang itu dengan lebih mudah dan dapet harga sesuai ketentuan pemerintah.
"Jadi, penyaluran barang subsidi ini, seperti diarahkan Bapak Presiden, harus diimplementasikan dengan baik dan kemudian harus diakselerasi. Jadi memang kami sekarang intensif untuk mempercepat proses penyaluran barang-barang subsidi," kata Ferry dalam keterangannya, dikutip astakom.com pada Kamis (22/10/2026).
10.070 gerai KDKMP resmi beroperasi
Dia menilai kalau percepatan pasokan barang bersubsidi menjadi fokus pemerintah setelah 10.070 gerai KDKMP resmi beroperasi serentak pada 15 Oktober lalu. Concern ini jadi tindak lanjut dari hasil peninjauan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih terhadap operasional gerai KDKMP di beberapa lokasi.
Menurut Ferry hasil peninjauan yang dilakukan oleh menteri menemukan bahwa gerai KDKMP udah menyediakan sejumlah barang bersubsidi, kayak minyak goreng MinyaKita, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), dan LPG 3 kilogram (kg).
Dia bilang kalau barang bersubsidi di sejumlah gerai yang ditinjau dalam kondisi aman atau tidak mengalami kendala. Meski begitu, pemerintah tetep bakal mengawal terus dan mempercepat distribusi supaya semakin banyak masyarakat bisa mengakses barang-barang itu.
Akselerasi barang subsidi
Makanya Kementerian Koperasi bakal menggelar rapat koordinasi dengan Badan Pengatur Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Danantara buat mempercepat dan menindaklanjuti upaya tersebut.
"Minyak goreng, beras, relatif tidak ada masalah. Tapi kemudian memang kita perlu akselerasi saja," katanya.
Dia menjelaskan alasan penyaluran barang bersubsidi lewat gerai KDKMP ini menjadi langkah strategis.
Ferry bilang kalau pemerintah selama ini udah mengalokasikan anggaran yang besar buat menyediakan barang-barang bersubsidi. Tapi selama puluhan tahun, barang-barang itu disalurkan lewat rantai distribusi yang panjang dan nggak praktis.
KDKMP solusi dorong ekonomi desa
Akibatnya, masyarakat nggak cuma menghadapi keterbatasan akses, tetapi juga harus membeli barang-barang tersebut dengan harga yang nggak affordable.
Makanya dia pengen KDKMP menjadi solusi atas permasalahan tersebut sekaligus menjadi agen transformasi ekonomi di wilayah perdesaan.
"KDKMP di seluruh desa dan kelurahan nantinya akan menjadi kepanjangan tangan pemerintah dan kemudian menjadi jawaban atas kehadiran negara di lapangan untuk menggantikan para aktor nonnegara yang selama sekian puluh tahun ini menjadi kultur di masyarakat," kata Ferry. (Shnty/aNs)
Gen Z Takeaway
Pemerintah makin serius menggeber Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai jalur distribusi barang bersubsidi yang lebih dekat ke masyarakat. Setelah 10.070 gerai beroperasi, Kementerian Koperasi mempercepat pasokan MinyaKita, beras SPHP, dan LPG 3 kg agar warga lebih mudah mendapatkannya dengan harga sesuai ketentuan. Menteri Koperasi Ferry Juliantono berharap KDKMP bisa memangkas rantai distribusi yang selama ini panjang sekaligus menjadi solusi pemerataan akses kebutuhan pokok hingga ke desa dan kelurahan.









