Bandara Dammam Mencekam Dini Hari, Kemlu Beberkan Kondisi Jemaah Umrah Indonesia!
astakom.com, Jakarta– Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) memastikan seluruh WNI dan sekitar 49 ribu jemaah umrah asal Indonesia yang berada di Arab Saudi dalam kondisi aman pascaserangan yang menerjang kawasan Bandara Internasional King Fahd, Dammam, pada 21 Oktober dini hari.
Kepastian keselamatan puluhan ribu jemaah ini menjadi prioritas utama pemerintah di tengah eskalasi situasi keamanan Timur Tengah yang kian memanas.
Kondisi jemaah aman
"Hingga saat ini seluruh WNI maupun PMI yang berada di wilayah Arab Saudi dilaporkan dalam kondisi aman. Namun demikian, rangkaian serangan tersebut berdampak signifikan terhadap operasional penerbangan, khususnya penerbangan di wilayah Riyadh" ungkap Direktur Perlindungan WNI Kemlu kata Heni pada press briefing kepada para media di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis, (22/10/2026).
"Namun demikian, untuk penerbangan di Bandara di Jeddah dan Madinah sampai saat ini masih beroperasi normal. Jadi hanya as of kemarin tingkat pembatalan (cancellation) sebesar 7% untuk di Jeddah dan Madinah, dan juga penundaan sebesar 11%. Saat ini di Arab Saudi terdapat 49.000 jemaah umrah dan semuanya dalam keadaan aman" ucapnya.
Dampak penerbangan
Meskipun situasi keamanan terkendali, insiden serangan militer tersebut memicu efek domino terhadap jadwal operasional maskapai udara di kawasan Timur Tengah.
Gangguan penerbangan paling signifikan terjadi di wilayah Riyadh, sedangkan penerbangan di pintu masuk utama jemaah umrah yakni Jeddah dan Madinah relatif tetap beroperasi normal meski sempat mengalami sedikit penundaan.
Jeddah & Madinah normal
"Rangkaian serangan tersebut berdampak signifikan terhadap operasional penerbangan, khususnya penerbangan di wilayah Riyadh" jelasnya.
"Namun demikian, untuk penerbangan di Bandara di Jeddah dan Madinah sampai saat ini masih beroperasi normal. Jadi hanya as of kemarin tingkat pembatalan (cancellation) sebesar 7% untuk di Jeddah dan Madinah, dan juga penundaan sebesar 11%" paparnya.
Kawal 24 jam
Untuk mencegah timbulnya jemaah terlantar (stranded) akibat dinamika penerbangan di Arab Saudi, perwakilan diplomasi Indonesia langsung meluncurkan langkah proteksi ketat.
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menerjunkan personil khusus untuk melakukan patroli dan penjagaan secara nonstop di area terminal bandara.
"KJRI Jeddah piket di bandara ini 24 jam untuk memantau apabila ada jemaah yang stranded atau terdapat gangguan penerbangan" jelasnya. (nAD/aNs)
Gen Z Takeaway
Walau berita Dammam bikin panik, jemaah umrah Indonesia dipastikan 100% aman! Rute utama kayak Jeddah dan Madinah masih aman terkendali walau ada delay dikit, plus tim KJRI udah standby 24/7 di bandara biar gak ada jemaah yang stranded. So, no need to overthink!









