Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak pada Operasional Penerbangan Soekarno-Hatta

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Minggu, 6 September 2026 | 03:53 WIB
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak pada Operasional Penerbangan Soekarno-Hatta
Kemenhub Pastikan Penerbangan Kualanamu Kembali Normal di Tengah Abu Vulkanik Gunung Sinabung [DJPU Kemenhub]

astakom.com, Jakarta - Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau mulai berdampak ke operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Bandara tersebut sempat ditutup sementara pada Minggu (06/09/2026) dini hari setelah ditemukan indikasi sebaran abu vulkanik.

Penutupan sementara berlangsung mulai pukul 01.30 WIB hingga 05.30 WIB. Keputusan ini diambil setelah hasil paper test pada pukul 00.35-01.05 WIB menunjukkan adanya indikasi sebaran abu vulkanik di area Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Melansir Holding Statement Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, hingga data monitoring 5 September 2026 pukul 22.00 WIB tercatat 33 penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta terdampak aktivitas erupsi tersebut.

Puluhan penerbangan terdampak

Dari total penerbangan yang terdampak, 28 merupakan penerbangan internasional. Rinciannya, 16 penerbangan dibatalkan, 7 mengalami penundaan, dan 5 lainnya dijadwalkan kembali.

Penerbangan internasional yang terdampak mencakup rute menuju maupun dari Singapura (SIN), Hong Kong (HKG), Sydney (SYD), Seoul/Incheon (ICN), Doha (DOH), Amsterdam (AMS), serta Kuala Lumpur (KUL).

Sementara itu, pada penerbangan domestik terdapat 4 pembatalan dan 1 penerbangan yang dialihkan. Rute yang terdampak meliputi penerbangan dari dan menuju Lampung (TKG), serta penerbangan menuju Denpasar (DPS) dan Surabaya (SUB).

Jadwal terus dipantau

Ditjen Perhubungan Udara juga menaruh perhatian pada pemulihan jadwal penerbangan pada 6 September 2026. Pasalnya, gangguan operasional berpotensi merembet ke rotasi pesawat, ketersediaan armada, jadwal penerbangan berikutnya, hingga kapasitas terminal.

Penyesuaian jadwal penerbangan menjadi bagian dari langkah operasional maskapai dengan tetap mengutamakan keselamatan. Kondisi penerbangan akan terus disesuaikan secara dinamis mengikuti perkembangan situasi di lapangan.

Penumpang diminta update

Ditjen Perhubungan Udara mengimbau calon penumpang yang akan bepergian melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk rutin mengecek informasi terbaru dari maskapai terkait status penerbangan.

Penumpang juga diminta mengatur waktu perjalanan dengan mempertimbangkan kemungkinan adanya perubahan jadwal. Pemantauan dan koordinasi terus dilakukan bersama maskapai, pengelola bandara, layanan navigasi penerbangan, BMKG, serta pihak terkait lainnya. (deA/aNs]

Gen Z Takeaway

Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada sejumlah penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, termasuk pembatalan, penundaan, penjadwalan ulang, dan pengalihan. Buat yang punya jadwal terbang, jangan skip cek update dari maskapai sebelum berangkat.

Erupsi gunung gunung anak krakatau erupsi gunung anak krakatau DJPU Kemenhub kemenhub Transportasi Udara

Infografis

Terkini