Antisipasi Efek El Nino, Presiden Prabowo Instruksikan Perpanjang Bantuan Beras hingga Desember

Penulis: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 8 September 2026 | 18:45 WIB
Antisipasi Efek El Nino, Presiden Prabowo Instruksikan Perpanjang Bantuan Beras hingga Desember
Mitigasi Dampak El Nino, Presiden Prabowo Instruksikan Perpanjang Bantuan Beras hingga Desember [Timpres]

astakom.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemerintah buat memperpanjang penyaluran bantuan pangan beras kepada masyarakat sampai akhir tahun 2026. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memitigasi dampak kekeringan akibat puncak kemarau akibat fenomena El Nino.

Hal ini diperkuat seiring dengan ancaman turunnya produktivitas pertanian nasional dan potensi lonjakan harga komoditas pangan pokok di pasar lokal dan hasil pertanian domestik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bilang kalau arahan strategis itu harus ditindaklanjuti pemerintah.

Jaga daya beli masyarakat

Untuk itu, pemerintah mengupayakan ketersediaan pasokan beras tetap mencukupi dan aman. Selain itu, pemerintah juga terus berupaya menjaga daya beli masyarakat yang rentan di tengah pergeseran musim tanam dan potensi paceklik.

"Tadi kami membahas bersama Presiden terkait kesiapan menghadapi El Nino, antara lain program bantuan yang disiapkan untuk tahun ini termasuk bantuan beras yang sampai September itu 30 kilogram. Arahan Bapak Presiden, program ini dilanjutkan di bulan selanjutnya, yaitu Oktober, November, dan Desember," kata Airlangga usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden di Istana Merdeka, dikutip astakom.com pada Senin (07/09/2026).

Berpotensi menekan hasil panen 

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan proyeksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), anomali iklim El Nino menyebabkan turunnya intensitas curah hujan. El Nino juga berisiko menekan hasil panen dan memangkas produksi gabah kering giling (GKG) di berbagai wilayah penghasil atau sentra padi.

Gangguan cuaca ekstrem ini harus diwaspadai karena punya potensi memicu inflasi harga beras di tingkat konsumen. Related dengan historis BPS saat inflasi beras yang sempat melonjak sampe 5,61 persen pada puncak kekeringan September 2023 lalu.

Pendistribusian beras tambahan itu melengkapi alokasi bantuan pangan yang menyasar lebih dari 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di kelompok desil 1 hingga desil 4.

Prioritas: kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi

Selanjutnya, intervensi cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola sama Perum Bulog diharapkan bisa menjaga stabilitas harga di pasar sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional secara sustainability, terlebih di saat kondisi yang dihadapi Indonesia saat ini.

"Kesiapan menghadapi dampak iklim ini menjadi prioritas pemerintah agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi di tengah potensi gangguan musim," ungkap Airlangga. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Pemerintah memperpanjang bantuan beras sampai Desember 2026 atas arahan Presiden Prabowo buat antisipasi dampak El Nino. Langkah ini ditujukan menjaga stok beras, daya beli masyarakat rentan, dan menahan potensi kenaikan harga pangan saat risiko penurunan produksi meningkat.

El Nino Presiden Prabowo perpanjang bantuan beras Bantuan Beras Beras Bantuan Pangan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

Infografis

Terkini