Anak Krakatau Erupsi Lagi 8 Oktober 2026, Status Gunung Waspada
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung, kembali erupsi pada Kamis (08/10/2026).
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung, kembali erupsi pada Kamis (08/10/2026).
Dr. Daryono, anggota Ikatan Ahli Oseanografi Indonesia (IABI), menegaskan bahwa daratan ini bukanlah gunung api baru yang berdiri sendiri.
Langkah panjang identifikasi ini bermula dari penemuan jenazah tanpa identitas di perairan Bengkulu beberapa hari setelah kapal dinyatakan hilang.
Hasilnya, tes DNA identik atas nama Surakhman salah satu kru kapal. Saat ditemukan, jenazah dalam kondisi wajah yang sudah tidak dikenali.
Penurunan status tersebut merupakan hasil analisis serta evaluasi Badan Geologi terhadap perkembangan visual, kegempaan, dan deformasi tubuh gunungapi.
Dewan Pers gelar doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang saat meliput erupsi Anak Krakatau di Selat Sunda.
September 2026 belum selesai, tetapi sejumlah bencana dan insiden telah terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
Kemudian, Basarnas memperpanjang 3 hari waktu pencarian hingga Kamis (17/09/2026). Sayangnya, dalam operasi tersebut, hasilnya masih nihil.
Tapi tenang, kalau sewaktu-waktu ada hint atau tanda-tanda keberadaan delapan korban tersebut, operasi pencarian dipastikan bakal langsung dibuka lagi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, menegaskan penyisiran hari ini dimaksimalkan dengan membagi area operasi ke dalam tujuh sektor utama.