Ancaman Iran: Perluas Zona Eksklusi Maritim Imbas Perang Ekonomi AS

Penulis: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 8 September 2026 | 20:00 WIB
Ancaman Iran: Perluas Zona Eksklusi Maritim Imbas Perang Ekonomi AS
Ancaman Iran: Perluas Zona Eksklusi Maritim Imbas Perang Ekonomi AS [Ilustrasi bendera kedua negara/Gemini AI]

astakom.com, Jakarta – Pemerintah Iran memberikan peringatan lumayan keras buat Amerika Serikat (AS). Teheran menegaskan kalau aksi "perang ekonomi" dari Washington nggak segera disetop, mereka siap memberlakukan zona eksklusi maritim di sepanjang Teluk Persia sampai ke wilayah sekitar garis blokade.

Peringatan keras Teheran

Peringatan ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, lewat akun X miliknya pada Selasa (8/9/2026). Rezaei menyebut pihak Washington sebenarnya sudah mengantongi peringatan jelas dari Iran lewat manuver dan kemampuan rudal-rudal baru yang mereka miliki.

"Perang ekonomi akan dibalas dengan zona eksklusi maritim di seluruh Teluk Persia hingga garis perimeter blokade," demikian tulisan Rezaei, dilansir dari Anadolu pada Selasa, (8/9/2026).

Pola baru operasional militer

Rezaei juga menambahkan kalau pihak Teheran sudah secara mendasar menyesuaikan kembali postur operasional militer mereka dalam memantau pergerakan kapal perang maupun pangkalan militer AS yang tersebar di kawasan tersebut.

Tensi panas di kawasan Timur Tengah ini memang makin menjadi-jadi sejak serangan udara gabungan AS dan Israel ke wilayah Iran pecah pada 28 Februari lalu.

Eskalasi serangan balasan

Nggak tinggal diam, Iran langsung merespons dengan meluncurkan rentetan serangan rudal dan drone yang menyasar wilayah Israel serta beberapa aset penting milik AS di Timur Tengah.

Gagalnya kesepakatan damai

Padahal, kedua belah pihak sempat bonding tipis-tipis lewat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Juni lalu berkat mediasi dari Pakistan dan Qatar.

Dalam draf kesepakatan itu, ada beberapa poin krusial yang diatur, mulai dari penghentian aksi permusuhan, pembukaan kembali jalur strategis Selat Hormuz, sampai pelonggaran pembatasan ekonomi terhadap Iran.

Namun sayangnya, damai itu cuma sebentar. Washington dan Teheran belakangan malah saling lempar tuduhan karena dinilai sama-sama melanggar isi komitmen.

Hasilnya, gesekan militer pun tetap membara di lapangan, berjalan beriringan dengan perselisihan sengit soal sanksi ekonomi dan aturan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Batal peaceful era, Iran dan AS balik perang dingin sampai bawa-bawa ancaman blokade laut Teluk Persia. Padahal sempat ada kesepakatan damai via mediator, tapi akhirnya malah runtuh karena saling tuduh melanggar aturan dan drama sanksi ekonomi yang tak kunjung kelar.

Iran AS iran Maritim eskalasi timur tengah

Infografis

Terkini