Kemenhub Kirim 7,9 Ton Bantuan ke Korban Gempa NTT Lewat KM Tidar

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:02 WIB
Kemenhub Kirim 7,9 Ton Bantuan ke Korban Gempa NTT Lewat KM Tidar
Kemenhub Kirim 7,9 Ton Bantuan ke Korban Gempa NTT Lewat KM Tidar [Kemenhub]

astakom.com, Jakarta – Bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali bergerak. Kali ini, Kementerian Perhubungan mengirim 768 dus bantuan dengan total berat sekitar 7,9 ton melalui jalur laut menggunakan KM Tidar.

Bantuan tersebut diberangkatkan dari Terminal Penumpang Nusantara, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, setelah diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Arif Toha kepada PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni pada Sabtu (29/08/2026).

Melansir dari keterangan tertulis Kementerian Perhubungan yang diterima astakom.com pada Sabtu (29/08/2026), bantuan ini merupakan hasil penggalangan dari keluarga besar Kemenhub yang berlangsung pada 15 hingga 22 Agustus 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak gempa di NTT.

Bantuan dikumpulkan pegawai

Arif mengatakan, penggalangan bantuan dilakukan dengan melibatkan seluruh pegawai di lingkungan Kantor Pusat Kemenhub sebagai respons terhadap kondisi darurat akibat bencana.

“Sebagai wujud kepedulian dan empati untuk saudara-saudara kita di NTT, Kantor Pusat Kementerian Perhubungan terpanggil untuk bergerak cepat merespons situasi darurat ini melalui penggalangan bantuan yang melibatkan seluruh pegawai yang dilaksanakan mulai tanggal 15 s.d 22 Agustus 2026,” ujar Arif Toha mengutip dari keterangan resmi yang diterima astakom.com.

Bantuan yang terkumpul berisi sejumlah kebutuhan masyarakat terdampak, mulai dari kebutuhan pokok, makanan siap saji, selimut, tikar, hingga perlengkapan pendukung lainnya.

Tidak semuanya dikirim lewat KM Tidar. Sebagian bantuan sebelumnya telah disalurkan melalui Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas) BNPB di Halim Perdanakusuma pada 22 dan 24 Agustus 2026.

KM Tidar bawa logistik

Pengiriman menggunakan jalur laut menjadi bagian dari upaya Kemenhub memperluas distribusi bantuan setelah sebelumnya bantuan juga dikirim melalui jalur udara.

Dengan kapasitas pengiriman yang lebih besar, jalur laut diharapkan dapat membantu membawa logistik dalam jumlah lebih banyak sekaligus mendukung distribusi ke sejumlah wilayah terdampak di NTT.

KM Tidar akan membawa bantuan menuju NTT dengan Pelabuhan Maumere sebagai salah satu tujuan. Dari sana, bantuan akan didistribusikan melalui sejumlah wilayah dan pelabuhan, termasuk Maumere, Labuan Bajo, Kupang, dan Larantuka.

Kemenhub juga mengapresiasi dukungan PELNI yang memfasilitasi pengangkutan bantuan kemanusiaan tersebut menggunakan KM Tidar.

“Kami menyampaikan apresisai dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PT Pelni atas sinergi, dukungan, dan komitmen dalam memfasilitasi pengiriman logistik ini menggunakan KM Tidar langsung menuju Pelabuhan Maumere. Melalui kolaborasi antarsektor ini, kami berharap rantai pasok bantuan kemanusiaan dapat berjalan cepat, aman, dan tepat sasaran hingga ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan di lokasi terdampak,” kata Arif Toha.

Distribusi diperluas

Dukungan untuk masyarakat terdampak gempa juga datang dari berbagai daerah. Sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenhub yang memiliki lokasi dan akses lebih dekat dengan NTT turut bergerak secara mandiri untuk menyalurkan bantuan langsung.

Pengiriman logistik juga dilakukan dari sejumlah pelabuhan lain sebagai bagian dari dukungan terhadap masyarakat terdampak.

Selain bantuan kemanusiaan, Kemenhub menyebut pihaknya terus mengupayakan dukungan layanan transportasi untuk membantu mobilisasi serta distribusi logistik. Aspek keselamatan tetap menjadi perhatian dalam proses tersebut.

Perjalanan KM Tidar menuju NTT diperkirakan memerlukan waktu sekitar dua hari. Kemenhub berharap proses pengangkutan hingga distribusi bantuan kepada masyarakat dapat berlangsung aman dan lancar. (deA/aNs)

Gen Z takeaway

Bantuan untuk korban gempa NTT terus digerakkan lewat berbagai jalur. Kali ini, 7,9 ton logistik diberangkatkan menggunakan KM Tidar agar distribusinya bisa menjangkau lebih banyak wilayah terdampak.

kemenhub Pascagempa NTT Pascagempa Kementerian Perhubungan Bantuan Gempa Bantuan Kemanusiaan PELNI

Infografis

Terkini