RI Jadi Negara Pertama di Dunia yang Terapkan Biodiesel B50 per Oktober 2026
astakom.com, Jakarta - Mulai awal Juli 2026, pemerintah udah tancap gas menerapkan program mandatori biodiesel B50. Buat yang belum tahu, B50 ini adalah Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang punya campuran olahan minyak sawit sampai 50%. Peresmiannya baru aja dilakuin sama Presiden Prabowo tanggal 9 Juli 2026.
Setelah peresmian itu, pemerintah menginstruksikan kalau masa transisinya akan dilakukan selama 3 bulan berjalan dari sejak peresmian. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menegaskan kalau per 1 Oktober 2026 nanti, semua SPBU resmi bakal kompak menjual B50.
"Ditargetkan pada 1 Oktober 2026, seluruh SPBU sudah menjual B50," ujar Qodari dalam keterangannya dikutip oleh astakom.com pada Jumat (17/07/2026).
Segera mandiri energi
Movement ini dilakuin supaya Indonesia secepatnya mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM, biar kebutuhan energi nasional kita tetap aman terkendali.
"Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan kebijakan biodiesel B50 secara nasional. Kebijakan ini menjadi bagian dari agenda strategis pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM, memperkuat nilai tambah sumber daya alam nasional, serta menjaga ketahanan ekonomi dan energi Indonesia," kata Qodari.
Perjalanan panjang menuju B50
Kalau ditarik ke belakang, journey mandatori biodiesel ini sebenarnya udah dimulai dari tahun 2008 lalu. Awalnya Indonesia coba pakai B2,5, terus sekarang malah berkembang secara bertahap sampai sukses menyentuh angka B50.
Program B50 ini diproyeksikan bakal bikin negara hemat devisa sampai Rp 170 triliun tahun ini. Selain itu, kebijakan ini juga bakal ngasih multiplier effect yang legit, alias efek domino yang gede berupa peningkatan nilai tambah minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) sebesar Rp 23,49 triliun, sekaligus menyerap sekitar 2,1 juta tenaga kerja.
Dampak lingkungan dan kesiapan teknis
Dibandingkan dengan BBM yang digunakan sebelumnya, B50 ini juga punya dampak yang ramah lingkungan banget. Dari aspek lingkungan, B50 diharapkan bisa menekan emisi gas rumah kaca hingga 44,46 juta ton CO₂ pada tahun ini. Pemerintah juga gak mau setengah-setengah dan memastikan kalau kesiapan implementasi B50 ini udah dipersiapkan secara matang.
Dari aspek teknis, pemerintah udah melakukan uji coba penggunaan B50 di berbagai sektor pengguna mesin diesel. Tujuannya jelas, demi memastikan kinerja, keamanan, dan kesesuaian penggunaannya biar gak problematic.
"Dari aspek pasokan dan distribusi, pemerintah memastikan kesiapan kapasitas produksi biodiesel, ketersediaan bahan baku, serta infrastruktur pencampuran (blending) dan distribusi," pungkas Qodari. (Shnty/aNs)
Gen Z Takeaway
Mulai 1 Oktober 2026, semua SPBU ditargetin resmi jual B50 dan Indonesia bakal jadi negara pertama yang menerapkannya secara nasional. Langkah ini buat ngurangin impor BBM, hemat devisa, sekaligus boost ketahanan energi. Bonusnya, emisi turun dan jutaan lapangan kerja ikut terdorong.









