Mayoritas Harga Pangan Hari Ini Turun, Cabai Merah Keriting Anjlok 12%

Pewarta: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:01 WIB
Mayoritas Harga Pangan Hari Ini Turun, Cabai Merah Keriting Anjlok 12%
Mayoritas Harga Pangan Hari Ini Turun, Cabai Merah Keriting Anjlok 12% [astakom/Jessica Jowena Yiswi]

astakom.com, Jakarta - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional oleh Bank Indonesia baru saja merilis data terbaru soal fluktuasi harga komoditas pangan pokok di pasar tradisional seluruh Indonesia per hari ini, Rabu 15 Juli 2026.

Berdasarkan pantauan terkini, situasi harga pangan nasional menunjukkan pergerakan yang sangat dinamis, di mana sebagian besar komoditas justru mengalami penurunan harga yang signifikan, sementara beberapa komoditas lainnya masih tertahan dalam tren kenaikan.

Pada kelompok komoditas yang mengalami kenaikan harga, bawang putih ukuran sedang mencatatkan lonjakan tertinggi sebesar 3,17% atau naik sebesar Rp 1.400, sehingga harganya kini bertengger di angka Rp 45.500 per kilogram.

Daging ayam naik 2 persen

Tren kenaikan ini juga diikuti oleh komoditas cabai rawit hijau yang merangkak naik sebesar 2,87% setara dengan naik Rp1.450 menjadi Rp 52.050 per kilogram, serta daging ayam ras segar yang mengalami kenaikan sebesar 2,04% atau Rp 750 dengan harga jual kini mencapai Rp 37.550 per kilogram.

Selain itu, komoditas pemanis seperti gula pasir lokal juga mengalami kenaikan 1,05% atau Rp 200 menjadi Rp 19.250 per kilogram, disusul oleh kenaikan tipis pada beras kualitas bawah I dan beras kualitas bawah II yang keduanya kompak naik 0,34% Rp 50 menjadi masing-masing Rp 14.750 dan Rp 14.550 per kilogram.

 Komoditas pangan yang harganya turun

Di sisi lain, ada komoditas yang hari ini harganya dipatok lebih affordable dibanding harga sebelumnya, kayak yang terjadi di kelompok bumbu dapur pedes yaitu cabai.

Cabai merah keriting menjadi komoditas dengan penurunan paling drastis, yakni ambles sebesar 12,17% atau turun Rp 6.050, sehingga harganya kini menjadi Rp 43.650 per kilogram. Penurunan ini diikuti oleh cabai rawit merah yang merosot 7,65% atau Rp 4.700 menjadi Rp 56.750 per kilogram.

Harga cabai merah besar juga ikut turun 5,43% atau Rp 2.700 ke angka Rp 47.000 per kilogram. Tidak hanya sayuran, sektor protein hewani juga mengalami koreksi harga di mana daging sapi kualitas 1 turun 1,99% setara dengan Rp 3.000 menjadi Rp 147.450 per kilogram.

Minyak dan beras turun

Daging sapi kualitas 2 turun 0,88% atau Rp 1.250 menjadi Rp 140.400 per kilogram, dan telur ayam ras segar turun 1,55% (Rp 450) menjadi Rp 28.600 per kilogram.

Komoditas penting lainnya kayak minyak goreng dan beras premium juga terpantau mengalami penurunan yang cukup merata di pasar tradisional. Minyak goreng curah men   sebesar 1,95% (Rp 400) menjadi Rp 20.150 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan bermerk 1 turun 1,24% (Rp 300) menjadi Rp 23.950 per kilogram dan kemasan bermerk 2 turun tipis 0,21% (Rp 50) menjadi Rp 23.350 per kilogram.

Untuk komoditas beras, varian kualitas super I dan super II kompak turun masing-masing sebesar 1,7% (Rp 300) menjadi Rp 17.350 per kilogram dan 1,46% (Rp 250) menjadi Rp 16.900 per kilogram. Sedangkan beras kualitas medium II turun 0,93% (Rp 150) menjadi Rp 16.000 per kilogram.

Beras kualitas medium I turun 0,61% (Rp 100) menjadi Rp 16.250 per kilogram, serta disusul oleh penurunan harga gula pasir kualitas premium sebesar 1,97% (Rp 400) menjadi Rp 19.900 per kilogram dan bawang merah ukuran sedang yang turun 1,19% (Rp 550) menjadi Rp 45.550 per kilogram. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Harga pangan lagi mixed, tapi mayoritas komoditas mulai lebih affordable. Cabai jadi highlight karena harganya drop lumayan dalam, sementara bawang putih, ayam, dan gula masih lanjut naik. Buat yang rutin belanja, sekarang saatnya lebih smart mantau update harga biar cash flow tetap aman.

Harga Pangan cabai merah keriting harga minyak goreng Harga minyak

Infografis

Terkini