POV Presiden Prabowo: Demokrasi India Itu 'Real,' Inspirasi Banget buat Indonesia!
astakom.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto baru saja menegaskan kalau yang namanya demokrasi itu jujurly bukan sistem yang gampang buat dijalani. Tapi, biarpun penuh tantangan, Presiden RI tetap yakin kalau demokrasi adalah sistem terbaik demi mewujudkan kehidupan bernegara yang adil dan inklusif.
Pesan mendalam ini disampaikan langsung oleh Kepala Negara saat menghadiri acara Indian Community Reception di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Selasa, 7 Juli 2026.
“Demokrasi bukanlah jalan yang mudah, bukan sistem yang mudah. Itu tidak mudah. Terkadang itu sangat berantakan. Tapi saya pikir kita setuju bahwa itu adalah sistem terbaik untuk keadilan, untuk harapan, untuk inklusivitas,” ucap Presiden, dilansir laman resmi Presiden RI.
Jalani demokrasi memang banyak "red flags," tapi jangan menyerah!
Menurut Presiden Prabowo, perjalanan demokrasi emang nggak pernah lepas dari berbagai tantangan berat. Mulai dari ancaman nyata sampai aksi oknum-oknum yang sengaja mau melemahkan sistem ini. Tapi tenang, tantangan-tantangan itu sama sekali nggak menyurutkan komitmen pemerintah untuk terus menjaga dan mempertahankan pilar demokrasi kita.
“Ada bahaya-bahaya dalam demokrasi. Ada jebakan. Ada rintangan. Ada orang yang ingin membajak demokrasi. Tapi kita tidak bisa menyerah. Kita harus percaya pada demokrasi dan kita harus berusaha untuk mempertahankan demokrasi. Ini adalah cara terbaik dari semua sistem yang telah kami coba, yang telah dicoba oleh peradaban manusia,” tegas Kepala Negara.
India kasih paham cara kelola 1,4 miliar orang tetap stabil
Lebih lanjut, Presiden Prabowo memberikan apresiasi setinggi-langit (big respect) atas keberhasilan India. Sebagai negara demokrasi dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, India sukses menjaga stabilitas pemerintahannya di tengah keberagaman yang luar biasa kompleks.
Bagi Indonesia, kemampuan India dalam mengeksekusi transisi pemerintahan yang damai selama bertahun-tahun adalah pencapaian yang sangat inspiratif dan patut dipelajari.
“Kami melihat India, sebuah negara berpenduduk 1,4 miliar orang, banyak, banyak kelompok etnis seperti kami, banyak bahasa regional yang berbeda. Tetapi mengelola begitu banyak tahun transisi pemerintahan yang damai di banyak negara bagian. Dan di Uni India itu sendiri, ini adalah pencapaian yang luar biasa,” tuturnya.
“Dan Indonesia, saya sendiri juga mempelajari ini dan mengikuti pencapaian luar biasa dari India,” sambung Presiden Prabowo.
Waktunya Indonesia belajar dan "level up"
Di akhir sambutannya, Kepala Negara mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk proaktif memetik pelajaran berharga dari perjalanan politik India. Proses belajar ini krusial banget (essential) bagi Indonesia, mengingat kita adalah negara yang sama-sama punya tingkat keberagaman (diversity) yang tinggi.
“Yang penting adalah, masyarakat Indonesia harus belajar dari pengalaman India,” pungkas Presiden ke-8 RI.
Pesan dari Presiden Prabowo ini menjadi bukti nyata kalau hubungan antara Indonesia dan India nggak cuma sebatas kerja sama ekonomi, perdagangan, atau politik formal belaka. Lebih dari itu, kedua negara ini punya ikatan kuat untuk saling berbagi pengalaman (sharing session) dalam memperkuat nilai-nilai demokrasi, merawat persatuan dalam perbedaan, serta membangun pemerintahan yang stabil demi kemajuan bersama. (aNs)
Gen Z Takeaway
Singkatnya, Presiden Prabowo ngasih paham kalau jalani demokrasi itu jujurly highly chaotic dan banyak red flags-nya, tapi sistem ini tetap paling bestie buat keadilan. Makanya, beliau ngajak kita semua buat big respect dan belajar langsung dari India yang sukses level up kelola 1,4 miliar orang dengan super damai biarpun se-diverse itu, biar hubungan kedua negara nggak cuma formalitas tapi beneran jadi ajang sharing session buat memperkuat demokrasi bareng-bareng.









