Menlu Sugiono Said: RI-Belarus: Kerja Sama Ekonomi Tembus USD500 Juta
astakom.com, Jakarta – Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan kalau forum bisnis Indonesia-Belarus yang digelar beberapa hari lalu berhasil membuka peluang kerja sama ekonomi dengan nilai proyeksi mencapai 500 juta dolar AS.
Peluang triliunan
"Kalau saya tidak salah laporannya itu sekitar 500 juta dolar AS," ucap Sugiono dikutip oleh astakom pada Jumat, (03/072026).
"Saya kira ini juga kedua Presiden sepakat bahwa angka-angka yang ada, baik di bidang perdagangan maupun investasi, merupakan angka-angka yang perlu peningkatan untuk kemajuan kedua negara," jelas Sugiono.
Dorongan ratifikasi EAEU
Menurutnya, pertemuan antara Prabowo dan Lukashenko pada Kamis kemarin berpotensi memperluas kerja sama bilateral yang selama ini sudah berjalan baik. Penguatan hubungan tersebut salah satunya didorong oleh perjanjian dagang antara Indonesia dan Eurasian Economic Union (EAEU) yang telah diratifikasi oleh Belarus.
Peta jalan baru
Guna menindaklanjuti hal tersebut, Indonesia dan Belarus menyepakati peluncuran peta jalan kerja sama bilateral yang menargetkan sejumlah sektor penting.
"Ini menunjukkan bahwa hubungan bilateral kita memasuki satu, kalau saya boleh katakan, tahap yang baru yang lebih intensif di mana dari situ pada hari ini juga akan diluncurkan suatu roadmap (peta jalan) hubungan bilateral di berbagai sektor antara Indonesia dengan Belarus," tutur Menlu.
Fokus pangan & energi
Sektor ketahanan pangan dan energi menjadi prioritas utama dalam kerja sama kedua negara. Salah satu fokus pembahasan mencakup komoditas pertanian, termasuk pemenuhan kebutuhan bahan baku pupuk.
Sugiono mencatat kalau kunjungan Presiden Lukashenko kali ini merupakan lawatan keduanya ke Indonesia, setelah kunjungan perdana yang berlangsung pada 2013 silam. (nAD/aNs)
Gen Z Takeaway
Hubungan RI-Belarus resmi naik level! Lewat proyeksi kerja sama senilai USD 500 juta dan kesepakatan peta jalan baru, kedua negara gak cuma makin mesra di sektor perdagangan, tapi juga fokus buat ngamanin pasokan pangan dan bahan baku pupuk kita ke depan. Big win buat ketahanan energi nasional!









