Pemerintah Speak Up soal Penyesuaian Harga Minyakita, Ini Penyebabnya!

Pewarta: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Jumat, 5 Juni 2026 | 17:01 WIB
Pemerintah Speak Up soal Penyesuaian Harga Minyakita, Ini Penyebabnya!
Pemerintah Speak Up Soal Penyesuaian Harga Minyakita, ini Penyebabnya! [astakom/Kementan]

astakom.com, Jakarta - Pemerintah memutuskan buat melakukan penyesuaian Harga Eceran Tertinggi atau HET Minyakita, sejalan dengan disparitas antara permintaan dan suplai.

Untuk kenaikan harganya masih disesuaikan sampai saat ini oleh pihak-pihak terkait. Menteri Perdagangan, yakni Budi Santoso bilang kalau upaya ini menjadi tindak lanjut dari hasil rapat sebelumnya bersama Menko Pangan.

"Menindaklanjuti rapat sebelumnya dalam Rakor Menko Pangan, jadi hari ini kami menyepakati akan menaikkan harga aceran tertinggi untuk Minyakita," kata Menteri Perdagangan Budi Santoso di Kantor Kemendag, dikutip oleh astakom.com, kemarin (04/06/2026).

Budi menegaskan kalau penetapan HET Minyakita turut mempertimbangkan kenaikan harga CPO atau Crude Palm Oil yang harganya masih bergerak fluktuatif.

Harga masih belum berubah

Jadi buat sementara harga Minyakita dibanderol di angka Rp15.700 per liter.

"Memang harganya belum disepakati dan kapan akan ditentukan untuk penetapannya. Kenapa? Karena kita ingin melihat lagi perkembangan harga CPO. Memang harga CPO naik, harga CPO naik kemarin rata-rata Rp15.445, tapi kemarin sempat turun lagi menjadi Rp14.000 sekian," kata Budi.

Selain itu, Budi juga nge-highlight soal harga tandan buah segar (TBS) sawit yang sempat terjun bebas atau anjlok ke angka Rp1.800 per kilogram. Tapi beruntungnya situasi itu tidak bertahan lama, sehingga terkerek naik lagi.

Dipengaruhi fluktuasi harga TBS

Fluktuasi harga TBS sawit itu juga jadi faktor penyebab dan parameter pemerintah buat menentukan besaran kenaikan harga eceran tertinggi Minyakita.

"Jadi, kami akan melihat harganya stabil, setelah itu baru ditetapkan berapa angka untuk kenaikan harga acara tertinggi untuk minyakita. Jadi, tadi sudah disepakati seperti itu, mungkin dalam waktu satu minggu, dua minggu segera kita lakukan penyesuaian apabila harga relatif normal, harga CPO," kata Budi.

Sementara itu, di pasaran Minyakita mengalami kelangkaan. Sulitnya didapatkan, membuat beberapa pedagang terpaksa membeli dan menjual dengan harga di atas HET. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Harga Minyakita fix bakal disesuaikan naik, tapi angkanya masih digodok pemerintah sambil nunggu harga CPO dan sawit lebih stabil. Saat ini acuan sementara ada di Rp15.700 per liter. Di sisi lain, stok Minyakita di pasar masih cukup tricky karena kelangkaan bikin banyak pedagang jual di atas HET.

minyakita cpo Mendag Budi Santoso TBS Sawit

Infografis

Terkini

World Environment Day 2026

Sejumlah aktivis lingkungan memperingati World Environment Day 2026, di Jalan Pemuda, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/6/2026).

Footage 18:36 WIB