Hadapi Kenaikan Harga Minyak Dunia, Mendag Busan Gaspol Jaga Surplus Perdagangan RI
Harga minyak tembus USD100, pemerintah dorong ekspor nonmigas agar surplus perdagangan RI tetap kuat di tengah defisit sektor migas.
Harga minyak tembus USD100, pemerintah dorong ekspor nonmigas agar surplus perdagangan RI tetap kuat di tengah defisit sektor migas.
Ekspor satu pintu batu bara, sawit, dan ferroalloy lewat DSI masih transisi hingga Desember 2026, lalu dievaluasi untuk skema ekspor 2027.
InaExport diperkuat jadi pintu ekspor digital. Transaksi UMKM tembus USD347 juta, sementara 747 desa disebut sudah mampu ekspor.
Beras premium masih kosong di sejumlah ritel modern. Mendag bakal koordinasi dengan Bulog, sementara Mentan menyebut stok beras nasional aman.
Mendag dorong UMKM kuasai AI untuk riset pasar, konten, iklan, hingga ekspor agar produk lokal makin gacor di pasar global.
DMO 100% MinyaKita lewat Bulog belum diputuskan. Pemerintah masih pertimbangkan UMKM dan distributor agar pasokan tetap aman.
Produk UMKM dan lokal kini mengisi lebih dari 60% ritel modern. Kemendag dorong kolaborasi UMKM agar mampu memenuhi pesanan besar dan ekspor.
Neraca dagang RI Juli 2026 surplus USD120 juta, ditopang ekspor nonmigas dan industri pengolahan yang terus menguat.
Neraca perdagangan Juli 2026 kembali surplus USD120 juta. Mendag optimistis tren berlanjut dengan dorongan ekspor dan penguatan surplus nonmigas.
Harbolnas 2026 ditargetkan tembus Rp40 T, naik 10%, untuk mendongkrak konsumsi dan pertumbuhan ekonomi kuartal IV menuju 6%.