Dibungkam Sunderland, Chelsea Absen dari Panggung Eropa

Pewarta: A. Cuwantoro
Editor: Anri Syaiful
Senin, 25 Mei 2026 | 15:10 WIB
Dibungkam Sunderland, Chelsea Absen dari Panggung Eropa
Sunderland sukses meroket ke peringkat ketujuh dengan 54 poin dan berhak tampil di Liga Eropa musim depan. (Sunderland).

astakom.com, Jakarta – Finis yang mengenaskan bagi Chelsea di Premier League 2025/2026. Melakoni laga penentu di Stadium of Light, Minggu (24/05/2026) malam WIB, The Blues justru keok 1-2 di tangan tuan rumah Sunderland.

Kekalahan tragis di pekan ke-38 ini memastikan raksasa London tersebut terlempar ke peringkat ke-10 klasemen akhir dengan 52 poin, sekaligus memupus total ambisi mereka untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan.

Ironisnya, tiket kompetisi Eropa yang diincar Chelsea justru resmi jatuh ke tangan Sunderland. Skuad berjuluk The Black Cats itu sukses meroket ke peringkat ketujuh dengan 54 poin dan berhak tampil di Liga Europa musim depan.

Pertandingan sejatinya berjalan terbuka sejak menit awal. Chelsea nyaris memimpin cepat pada menit ke-4 andai sepakan terukur Cole Palmer tidak digagalkan kiper Sunderland, Robin Roefs. Tuan rumah membalas dua menit berselang melalui Enzo Le Fee, namun Robert Sanchez masih sigap mengamankan gawang Chelsea.

Petaka bagi Chelsea dimulai pada menit ke-25. Berawal dari umpan panjang akurat Roefs, Luke O'Nien dengan cerdik meneruskan bola ke arah Trai Hume. Tanpa kontrol, Hume melepaskan tembakan first-time mematikan ke sudut kanan gawang yang membuat Sanchez mati kutu. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum meski Joao Pedro sempat mengancam lewat sundulannya di menit ke-38.

Petaka kartu merah dan gol unik Cole Palmer

Memasuki paruh kedua, alih-alih bangkit, lini pertahanan Chelsea justru melakukan blunder fatal pada menit ke-50. Berniat menghalau tembakan Brian Brobbey di mulut gawang, bola malah membentur kaki Malo Gusto dan berbelok masuk ke gawang sendiri. Skor berubah 2-0 untuk keunggulan Sunderland.

Asa sempat apung bagi tim tamu di menit ke-56. Cole Palmer melepaskan tendangan spekulasi jarak jauh usai menerima operan Pedro Neto. Meski Roefs sempat menepisnya, derasnya laju bola tetap membuat si kulit bundar merangsek masuk ke dalam gawang.

Namun, momentum kebangkitan Chelsea runtuh seketika pada menit ke-62. Wesley Fofana diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran keras terhadap Wilson Isidor—hanya berselang delapan menit setelah ia menerima kartu kuning pertamanya.

Bermain dengan 10 orang membuat armada Chelsea kehabisan bensin untuk mengejar ketertinggalan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Sunderland tetap tidak berubah. Pesta pora publik Stadium of Light menjadi duka mendalam bagi Chelsea yang harus meratapi musim kompetisi yang berakhir berantakan.

Susunan Pemain

  • Sunderland: Roefs; Mandava, O'Nien, Mukiele, Geertruida; Sadiki, Xhaka; Angulo (Diarra 61'), Le Fee (Rigg 90+7'), Hume; Brobbey (Isidor 61').
  • Chelsea: Sanchez; Hato (James 53'), Colwill, Fofana; Cucurella, Caicedo (Delap 85'), Fernandez, Gusto (Acheampong 85'); Neto (Chalobah 65'), Palmer; Pedro. (ACwan/aNs)

Gen Z Takeaway 

Chelsea beneran ketar-ketir dan berujung bad ending! Alih-alih ngamanin tiket Eropa di laga do or die, The Blues malah kena mental di Stadium of Light gara-gara digebuk Sunderland 1-2. Udah kena gol own-goal kocak dari Malo Gusto, ditambah drama Wesley Fofana yang kena kartu merah modal dua kartu kuning kilat, bikin taktik Chelsea makin amsyong. Gol jarak jauh Cole Palmer doang gak cukup buat nyelametin Chelsea dari peringkat 10. Sunderland is the real giant killer yang dapet reward tiket Liga Europa, sementara Chelsea musim depan cuma bisa jadi penonton layar kaca. Big L untuk London Biru!

Chelsea Sunderland premier league Liga Inggris

Infografis

Terkini