Menko Perekonomian: PFII Bakal Dibangun di Lahan Milik Danantara, Kejar yang Paling Cepat Launch

Pewarta: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Selasa, 28 Juli 2026 | 09:30 WIB
Menko Perekonomian: PFII Bakal Dibangun di Lahan Milik Danantara, Kejar yang Paling Cepat Launch
Menko Perekonomian: PFII Dibangun di Lahan Milik Danantara, Kejar yang Paling Cepat Launch [Dok. Kemenkeu]

astakom.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan kalau mega proyek ini bakal dibangun di dua lokasi sekaligus, yaitu Jakarta dan Bali. Pemerintah bahkan sudah menyiapkan lahan berstatus milik Danantara di kedua wilayah tersebut untuk dijadikan markas Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) masa depan.

Pemerintah bergerak cepat untuk mengamankan aset sesuai dengan arahan Presiden Prabowo sebelumnya. Di Jakarta sendiri, infrastruktur pendukung sudah digarap cukup matang dan tinggal dieksekusi.

"Memang disiapkan (juga) satu lokasi (PFII) di Jakarta yang gedungnya sudah ada. Ada beberapa tempat disiapkan. Dua-duanya punya Danantara," kata Airlangga saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, dikutip oleh astakom.com pada Senin (27/07/2026).

Pakai lahan Danantara

Sayangnya, Airlangga masih belum membeberkan secara spesifik lahan Danantara mana yang akan dipakai, baik di Jakarta maupun di Bali. Untuk wilayah Bali, Airlangga bilang kalau lahan BUMN di Kota Denpasar yang bergerak di sektor pariwisata dan aviasi belum tentu menjadi pilihan utama.

"Tidak melulu InJourney. Di Jakarta satu tempat. Di Bali kan (ada) se-Pulau Bali. Nanti salah satu (di Bali) lokasi (PFII) di situ. Nanti akan diumumkan kalau semuanya sudah siap," ungkapnya.

Cari yang sat-set

Saat ditanya soal kalkulasi bisnis di balik pemilihan Jakarta dan Bali, Airlangga masih belum menjelaskan rinciannya ke publik. Fokus pemerintah saat ini adalah mode sat-set alias percepatan pembangunan PFII di dua wilayah itu.

"Pertimbangannya mana yang low-hanging fruit, yang paling cepat bisa kita dirikan," katanya.

Sebelumnya, opsi pemanfaatan lahan BUMN di Bali muncul setelah Airlangga melakukan kunjungan kerja bareng CEO Danantara, Rosan Roeslani. 

Sempet cek lokasi alternatif

Menko Perekonomian dan CEO Danantara sempat memantau beberapa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Pulau Bali yang awalnya diwacanakan sebagai markas pusat keuangan tersebut.

"Kemarin kami lihat beberapa KEK, dan juga lahan di Bali Barat, maupun lahan di dekat airport yang dimiliki oleh BUMN. Nah, jadi itu yang menjadi alternatif untuk pendirian PFII," kata Airlangga. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

PFII dipastikan bakal dibangun di Jakarta dan Bali, dengan lahan milik Danantara yang sudah disiapkan. Pemerintah lagi fokus cari lokasi yang paling ready biar proyek bisa launch lebih cepat. Detail titiknya masih di-hold dan bakal diumumin setelah semuanya benar-benar siap.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) Danantara PFII IIFC

Infografis

Terkini