Esports Makin Gacor! Menteri Ekraf Gaspol Perkuat Ekosistem Bareng Pengembang Gim asal AS

Editor: Anri Syaiful
Jumat, 15 Mei 2026 | 16:20 WIB
Esports Makin Gacor! Menteri Ekraf Gaspol Perkuat Ekosistem Bareng Pengembang Gim asal AS
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi dari Riot Games di Gedung Autograph Tower Thamrin Nine, Jakarta, Kamis (14/05/2026). [Kemenekraf]

astakom.com, Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) baru saja melakukan manuver strategis dengan menjajaki kolaborasi bareng Riot Games, pengembang video game dan penyelenggara turnamen esports asal Amerika Serikat.

Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menegaskan kalau esports sekarang sudah merambah ke berbagai lini yang butuh kerja sama lintas sektor. Dia melihat potensi besar ini bukan cuma soal main gim, tapi soal membangun fondasi ekonomi baru yang lebih kokoh.

Gim bukan sekadar hiburan, tapi koneksi budaya

Menurutnya, gim zaman sekarang sudah berevolusi menjadi platform yang menyatukan teknologi, kreativitas, dan peluang ekonomi.

"Gim hari ini bukan hanya produk hiburan, tetapi juga platform yang menghubungkan budaya, teknologi, kreativitas, dan peluang ekonomi. Indonesia memiliki ekosistem gim yang sangat besar dan dinamis," ujar Teuku Riefky saat audiensi di Jakarta, kemarin (14/05/2026).

Genzi Indonesia jadi aktor utama di balik layar

Potensi ini didukung oleh anak muda Indonesia yang sangat aktif di industri kreatif digital. Gak cuma jago mabar, banyak dari mereka yang sudah berkecimpung jadi kreator, musisi, hingga pengembang gim.

"Generasi muda kita tidak hanya aktif sebagai pemain, tetapi juga sebagai kreator, streamer, esports talent, event organizer, musisi, hingga pengembang gim," imbuhnya, dilansir laman resmi Kemenekraf, disitat astakom.com pada Jumat (15/05/2026).

Visi besar turnamen berjenjang dan local pride

Fokus utama dari kerja sama ini adalah memperkuat daya saing tim lokal. Selain itu, membangun turnamen yang tertata dari daerah sampai nasional.

Kemenekraf juga mendorong Riot Games untuk melibatkan IP lokal dan kreator di bidang visual art hingga fesyen.

Harapannya, talenta lokal bisa makin slay. Terutama punya posisi tawar yang kuat di pasar internasional.

Esports: mesin cuan generasi muda

Dampak ekonomi dari esports ternyata sangat masif. Mulai dari sektor pariwisata sampai penciptaan lapangan kerja baru.

"Kami melihat esports memiliki dampak ekonomi yang besar terhadap berbagai sektor, mulai dari industri kreatif, produksi acara, pariwisata, hingga penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda," ucap Teuku Riefky, menekankan pentingnya mengambil peluang ini secara serius.

Indonesia jadi pemain kunci di kawasan APAC

Jake Sin dari Riot Games mengakui kalau Indonesia adalah salah satu region terkuat untuk VALORANT di Asia Pasifik saat ini. Antusiasme komunitas dianggap sudah sangat siap buat naik level ke panggung dunia.

"Kami ingin membuka jalur kompetitif yang lebih luas agar talenta Indonesia memiliki akses menuju panggung internasional dan global," kata Jake.

Riot Games bahkan sudah menyiapkan rencana jangka panjang. Termasuk jalur kompetisi profesional independen buat Indonesia di tahun 2027.

Selain itu, ada bocoran soal potensi turnamen tingkat APAC yang bakal digelar di Indonesia pada 2028 nanti. Pastinya, tim kecil dari kedua pihak bakal langsung action buat mengawal kolaborasi tersebut. (aNs)

Gen Z Takeaway

Menteri Ekraf beneran gaspol bikin ekosistem esports Indonesia makin slay lewat kolaborasi bareng Riot Games yang dijamin no debat kerennya. Gak cuma urusan mabar, langkah strategis ini bertujuan biar talenta lokal—mulai dari kreator visual sampai pro player—bisa makin shining di kancah internasional dan gak cuma jadi penonton doang. Dengan rencana turnamen APAC di tahun 2028 dan jalur kompetisi pro yang makin kebuka lebar, industri gim kita fiks bakal jadi mesin cuan baru yang bikin anak muda makin berdaya dan ekonomi kreatif kita makin menyala. 

Esports Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya Kemenekraf Riot Games

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB