Senen Makin Glow Up! Huntara Jadi Solusi Hunian Sat Set buat Warga Bantaran Rel
astakom.com, Jakarta – Warga yang dulunya tinggal di pinggiran rel kereta api, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, siap-siap move on ke Hunian Sementara (Huntara). Proyek ini sudah mencapai progres 98 persen, alias tinggal dikit lagi beres.
Pemerintah DKI bareng Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) gercep melakukan pemindahan ini demi menata ruang publik dan bikin jalur kereta api jadi lebih aman buat semua orang.
Total ada 324 unit rumah sementara yang dibangun lewat kolaborasi lintas sektor yang vibes-nya positif banget. Tujuannya jelas, supaya warga yang tadinya tinggal di lahan sempit pinggir rel bisa punya tempat tinggal yang jauh lebih layak. Huntara ini dipastikan punya standar kenyamanan yang terjaga buat para penghuni barunya.
Dimanjakan fasilitas lengkap
Tiap unit punya luas 24 m² yang sudah include listrik 900 VA dan air bersih 10 m³ tiap bulannya. Nggak cuma itu, urusan sanitasi juga aman karena tersedia toilet dan shower bersama di tiap blok. Biar warga nggak bosen, ada juga area bermain dan balai serbaguna yang bisa dipakai buat kumpul-kumpul santai.
Setelah warga pindah, lahan bekas permukiman lama bakal di-makeover jadi ruang terbuka hijau dan jalur pedestrian. Hal ini dilakukan buat meminimalisir angka kecelakaan di perlintasan kereta. Sekarang, petugas lagi fokus menyelesaikan tahap akhir kayak pasang lantai dan dinding biar hasilnya makin estetik dan fungsional.
"Kita sedang fokus pada pemasangan elemen akhir agar bisa segera ditempati oleh warga setelah proses pindah rumah selesai,” jelas seorang petugas di lapangan, dikutip astakom.com pada Rabu (06/05/2026). Kerja keras ini dilakukan biar warga bisa secepatnya menempati hunian baru mereka dengan rasa aman dan nyaman tanpa rasa cemas.
Hasil kolaborasi dan sinergi
Proyek ini adalah hasil kolaborasi yang slay antara pemerintah, swasta, dan lembaga kemanusiaan. Semua pihak bersinergi supaya solusinya berkelanjutan dan tetap ramah lingkungan. "Ini adalah upaya bersama untuk memastikan warga tidak hanya memiliki tempat tinggal, tetapi juga akses ke fasilitas umum yang layak,” ucap perwakilan lembaga kemanusiaan.
Dulu, warga di bantaran rel Senen harus struggle dengan risiko keamanan, banjir, dan bangunan yang kurang kokoh. Tinggal di lahan negara dengan akses jalan yang sempit emang bikin was-was tiap hari. Relokasi ke Huntara ini pun disambut baik sebagai akhir dari drama ketakutan tinggal di pinggir jalur kereta aktif. (nAD/aNs)
Gen Z Takeaway
Gak pake lama, warga bantaran rel Senen akhirnya bisa flexing hunian baru yang lebih proper lewat proyek Huntara yang udah 98% loading! Kolaborasi pemerintah yang super gercep ini sukses nyediain 324 unit rumah estetik seluas 24 m² lengkap dengan fasilitas slay kayak area bermain dan balai serbaguna, biar warga gak struggle lagi sama risiko bahaya di pinggir rel. Pokoknya, kawasan Senen makin glow up karena bekas lahannya bakal di-makeover jadi ruang terbuka hijau yang fungsional sekaligus bikin jalur kereta makin aman dan jauh dari kata chaos.











