Kapolri Siap Gaspol Eksekusi Rekomendasi Tim Reformasi Polri
astakom.com, Jakarta – Langkah nyata reformasi Polri memasuki babak baru. Ini setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin (05/05/2026).
Dalam pertemuan krusial tersebut, Kapolri menegaskan bahwa Korps Bhayangkara berkomitmen penuh untuk langsung mengeksekusi seluruh rekomendasi dari Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP). Fokus utamanya adalah memoles tata kelola dan memperketat pengawasan internal agar institusi semakin solid.
Polri ingin jadi lebih baik
Pihak kepolisian menyambut hangat masukan dari komisi tersebut. Fokus utamanya adalah memperbaiki tata kelola dan pengawasan internal agar institusi semakin dipercaya publik.
“Polri pada prinsipnya segera menindaklanjuti terkait dengan usulan-usulan yang memang kami rasa ini akan terus membuat institusi Polri ini menjadi lebih baik,” ujar Kapolri kepada wartawan, usai pertemuan tersebut.
Salah satu poin krusial yang akan segera digarap adalah memperkuat taring Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Selain itu, aturan main soal anggota Polri yang bertugas di luar struktur organisasi juga akan dirapikan lewat koordinasi lintas kementerian.
“Penguatan Kompolnas tentunya tadi menjadi baik yang akan segera kita laksanakan. Penempatan di luar struktur kami segera akan rapatkan dengan Menko Hukum (Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra),” tambahnya.
Punya roadmap yang jelas
Reformasi ini bukan sekadar janji manis. Kapolri menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyusun strategi yang dibagi dalam tiga tahap: jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.
“Dan kemudian juga terkait dengan masalah tata kelola, kami sudah susun untuk mana yang masuk strategi jangka pendek, menengah, dan panjang. Jadi prinsipnya Polri menyambut baik hasil rekomendasi dari Komisi Reformasi Polri dan akan segera ditindaklanjuti,” tegas Jenderal Sigit.
Langkah sigap ini menjadi bukti bahwa reformasi Polri bukan lagi sekadar wacana di atas kertas. Kini, saatnya masyarakat melihat perubahan nyata dari hasil eksekusi di lapangan
Terima 10 buku laporan
Sebelumnya, astakom.com melansir, Presiden Prabowo menerima 10 buku laporan hasil akhir dari KPRP di Istana Kepresidenan Jakarta, kemarin (05/05/2026).
"Yang kami melaporkan tadi sebanyak 10 buku menyangkut keseluruhan policy reform untuk betul-betul oleh pemerintah maupun oleh Polri secara internal," ungkap Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie.
Jimly juga mengatakan pihaknya mengusulkan revisi Undang-undang Polri hingga perubahan Peraturan Kepolisian (Perpol) dan Peraturan Kapolri (Perkap). (aNs/aRsp)
Gen Z Takeaway
Intinya, Kapolri lagi mode gaspol buat beresin internal Polri setelah dapet "surat cinta" berupa 10 buku rekomendasi dari KPRP yang diserahin ke Presiden Prabowo. Pak Sigit udah nyiapin roadmap jangka pendek sampe panjang biar tata kelola makin clean, pengawasan internal makin ketat, dan peran Kompolnas makin slay. Pokoknya, Polri lagi on their redemption arc biar makin dipercaya publik dan nggak sekadar wacana doang.











