Update Kinerja Ekspor Maret 2026: Tren Positif Naik Tipis, Nonmigas Jadi Andalan!

Pewarta: Shintya
Editor: AR Purba
Senin, 4 Mei 2026 | 23:50 WIB
Update Kinerja Ekspor Maret 2026: Tren Positif Naik Tipis, Nonmigas Jadi Andalan!
Update Kinerja Ekspor Maret: Naik Tipis, Nonmigas Jadi Andalan [astakom/str-Ahmad Khusaini]

astakom.com, Jakarta - Kegiatan ekspor Indonesia terus menunjukkan tren positif. Hal ini dilihat dari laporan Badan Pusat Statistik (BPS).

BPS mencatat nilai ekspor Indonesia per Maret 2026 tembus sampai USD22,53 miliar. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan sebanyak 3,10 persen dalam periode yang sama atau secara tahunan (year-on-year/yoy).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono merincikan kinerja sektor yang menyumbang USD22,53 miliar itu diantaranya, ekspor sektor migas USD1,28 miliar dan sektor nonmigas  USD21,25 miliar.

“Rinciannya kinerja tersebut di mana ekspor migas tercatat sebesar USD1,28 miliar, atau mengalami penurunan sebesar 11,84 persen. Sementara itu, ekspor nonmigas juga terkoreksi 2,52 persen dengan nilai total USD21,25 miliar,” kata Ateng Hartono, dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip pada Senin (4/5/2026).

Secara kumulatif meningkat

Tercatat ekspor nonmigas yang mengalami penurunan yaitu komoditas lemak dan minyak hewan nabati turun 27,02 persen, andil penurunan 3,52 persen.  

Sepanjang periode Januari sampai Maret 2026 dihitung secara kumulatif Indonesia berhasil menyentuh angka USD66,85 miliar. Angka ini meningkat 0,34 persen dibandingkan tahun lalu.

Ekspor migas mengalami penurunan

Lalu, ekspor di sektor migas ada di angka USD3,25 miliar. Ekspor sektor ini menunjukkan penurunan 10,58 persen. Ekspor nonmigas justru lagi mode gacor dengan angka pertumbuhan 0,98 persen jadi USD63,65 miliar.

Industri pengolahan jadi pendorong utama pada nonmigas dengan kontribusi andil sebesar 3,15 persen.

Pasar ekspor terbesar : China, AS dan India

Tidak hanya itu, Ateng juga ngespill komoditas yang menjadi penyumbang utama terhadap kinerja nonmigas, yaitu nikel, kimia dasar organik, Crude Palm Oil (CPO) (minyak kelapa sawit mentah), dan semikonduktor.

Untuk pasar ekspor nonmigas Indonesia masih didominasi sama tiga negara utama yaitu China, Amerika Serikat (AS), dan India. Dalam hitungan kolektif menyumbang sekitar 44,48 persen dari total nilai ekspor nonmigas Indonesia selama kuartal pertama 2026.(Shnty/aRsp)

Gen Z Takeaway

Ekspor Indonesia masih on positive track, Maret 2026 tembus USD22,53 miliar walau growth-nya tipis. Nonmigas tetap jadi main driver, didukung nikel, CPO, dan industri pengolahan, meski beberapa komoditas lagi drop. Big markets kayak China, US, dan India masih dominate, nyumbang hampir setengah total ekspor.

Ekspor Impor BPS Ekspor nonmigas Ateng Hartono ekspor indonesia

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB