Jenguk Korban Kecelakaan Kereta ke RSUD Bekasi, Presiden Prabowo Minta Dilakukan Investigasi!
astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan mendadak ke RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026) pagi. Kedatangan RI 1 ini bertujuan untuk menjenguk langsung para korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Cikarang Line yang terjadi di area Stasiun Bekasi Timur.
Didampingi Seskab Teddy Indra Wijaya dan Mensesneg Prasetyo Hadi, Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 08.38 WIB.
“Saya ucapkan bela sungkawa atas nama pribadi, atas nama pemerintah, kita segera akan mengadakan investigasi kejadiannya bagaimana,” ujar Presiden Prabowo di lokasi, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.
Selain menyampaikan bela sungkawa yang mendalam, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam dan segera melakukan investigasi all-out untuk mengusut tuntas penyebab insiden maut tersebut.
Penyeberangan rel kurang terjaga
Presiden secara khusus menyoroti kondisi perlintasan penyeberangan rel yang dinilai kurang proper dan tidak terjaga dengan baik.
Menurutnya, masalah ini adalah isu serius yang menjadi pemicu utama kecelakaan, mengingat mobilitas warga Bekasi yang memerlukan proteksi keamanan ekstra di jalur kereta.
“Tapi secara garis besar memang kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga, kita segera akan atasi,” tegas Presiden Prabowo.
1.800 penyeberangan rel di Jawa sudah tua
Presiden Prabowo juga mengungkapkan saat ini ada sekitar 1.800 titik penyeberangan rel kereta api di Pulau Jawa yang kondisinya cukup sama.
Mayoritas merupakan infrastruktur peninggalan zaman Belanda yang sudah berusia puluhan tahun dan dinilai sudah tidak lagi relevan dengan kepadatan penduduk saat ini.
“kemudian di jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini, saya kira (lintasan) ini dari jaman Belanda, sudah berapa puluh tahun, sekarang kita selesaikan semua itu,” tegas Presiden.
Sebagai langkah sat-set ke depan, Presiden memerintahkan jajarannya untuk segera melakukan upgrade di seluruh titik rawan tersebut.
Akan dibangun flyover
Selain itu, Presiden Prabowo juga menyetujui bahwa Bekasi akan dibangun flyover mengingat lalu lintas kereta api di perlintasan itu sangat padat.
Melihat situasi yang sudah sangat urgent, usulan dari Pemda Bekasi pun langsung disetujui tanpa tapi. Bahkan, Kepala Negara menyatakan siap turun tangan memberikan bantuan secara langsung agar proyek ini bisa segera dieksekusi secara sat-set.
“Pemerintah Daerah bekasi telah mengajukan dibuat flyover karena bekasi ini juga padet, dan keperluan kereta api itu sangat penting, sangat mendesak, jadi saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh bantuan Presiden,” tutur Presiden Prabowo.(aLf/aRsp)











