Giliran SMAN 84 Jakarta Kunjungi Istana dalam Program "Istana untuk Anak Sekolah"
astakom.com, Jakarta — Lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta kembali semarak dengan kehadiran generasi muda dalam acara “Istana untuk Anak Sekolah” yang digelar pada Selasa, 28 April 2026.
Kali ini, sebanyak 264 peserta yang terdiri dari siswa dan guru pendamping asal SMA Negeri 84 Jakarta Barat berkesempatan mengunjungi pusat pemerintahan tersebut.
Kegiatan ini berpusat di Aula Hoegeng, Gedung Sekretariat Kabinet, sebagai upaya mendekatkan institusi kepresidenan dengan masyarakat, khususnya pelajar.
“Kegiatan “Istana untuk Anak Sekolah” kembali digelar di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta dengan menghadirkan siswa-siswi dari SMA Negeri 84 Jakarta Barat,” tulis keterangan resmi Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, melalui Instagram resmi @sekretariat.kabinet, Selasa (28/4/2026).
Siswa diajak memahami peran pemerintah
Rangkaian acara dimulai tepat pada pukul 09.00 WIB dengan sesi pemaparan edukatif mengenai peran pemerintah dalam mengelola negara. Dalam sesi ini, para siswa diberikan wawasan mendalam tentang pentingnya memahami kebijakan publik sejak dini.
Suasana di Aula Hoegeng berlangsung sangat interaktif, mencerminkan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif berdiskusi mengenai materi yang disampaikan oleh para pemateri dari Sekretariat Kabinet.
Siswa lakukan tur keliling Istana
Memasuki pukul 10.00 WIB, agenda berlanjut ke sesi yang paling dinantikan, yaitu tur keliling kompleks Istana Kepresidenan.
Seluruh peserta dipandu untuk menyusuri jejak sejarah dan melihat langsung fasilitas yang menjadi saksi bisu berbagai keputusan penting kenegaraan.
Kesempatan langka ini memungkinkan para siswa untuk mengenal lebih dekat fungsi dan peran lembaga kepresidenan dalam menjalankan roda pemerintahan sehari-hari.
“Siswa-siswi dapat melihat secara langsung lingkungan Istana, mengenal lebih dekat fungsi dan peran lembaga kepresidenan, serta memahami nilai-nilai sejarah yang melekat di dalamnya,” ujar Seskab dalam keterangannya.
“Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan dapat memperluas wawasan kebangsaan, mengenal lebih dekat proses kerja pemerintahan, serta termotivasi untuk berkontribusi bagi masa depan Indonesia,” tutur Seskab menutup keterangannya.(aLf/aRsp)











