Profil Muhammad Qodari, Kepala Bakom RI yang Baru Saja Dilantik Presiden Prabowo

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Senin, 27 April 2026 | 18:11 WIB
Profil Muhammad Qodari, Kepala Bakom RI yang Baru Saja Dilantik Presiden Prabowo
Muhammad Qodari resmi dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) di Istana Negara (Dok. Sekretariat Presiden)

astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan reshuffle di jajaran kabinetnya. Pada Senin (27/04/2026), Muhammad Qodari resmi dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) di Istana Negara.

"Mengangkat Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Dan kepada masing-masing diberikan hak keuangan dan fasilitas lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," ujar pembawa acara.

"Ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto," sambungnya.

Langkah ini diambil berdasarkan Keppres Nomor 52/P Tahun 2026, yang secara otomatis bikin Qodari menggeser posisi yang sebelumnya ditempati oleh Angga Raka Prabowo.

Profil Muhammad Qodari

Qodari yang lahir di Palembang pada 15 Oktober 1973, bukanlah sosok baru di panggung nasional. Ia sudah lama dikenal sebagai peneliti dan akademisi senior yang punya rekam jejak legit di bidang kajian sosial-politik Indonesia.

Sebelum sampai di titik sekarang, Qodari memulai debutnya di lingkaran kekuasaan sebagai Wakil Kepala Staf Kepresidenan (KSP) di awal era Presiden Prabowo Subianto.

Perjalanan kariernya di pemerintahan bisa dibilang sat-set dan penuh kejutan. Setelah sempat mengemban tugas sebagai orang nomor dua di KSP, Presiden Prabowo secara resmi menunjuknya sebagai Kepala KSP guna menggantikan posisi AM Putranto pada Pada Rabu (17/9/2025).

Pendidikan Muhammad Qodari

Dalam pendidikannya, Qodari adalah lulusan dari Psikologi Universitas Indonesia angkatan 1992 yang berhasil lulus di tahun 1997.

Setelah itu, Qodari juga sempat meniti karier jadi peneliti di ISAI sebelum akhirnya memutuskan buat study abroad ke University of Essex, Inggris. Di sana, beliau mendalami perilaku politik dari sudut pandang psikologi sosial dan sukses bawa pulang gelar magister di tahun 2002.

Pas balik ke Indonesia, career path-nya langsung melesat tajam alias upgraded. Setelah sempat gabung di CSIS, namanya makin mencuat di tahun 2003 pas dipercaya jadi Direktur Riset di Lembaga Survei Indonesia (LSI). Di tahun yang sama, beliau juga rangkap jabatan jadi Chief Editor di Majalah Kandidat. Seolah belum cukup, di tahun 2005 beliau kembali naik level jadi Wakil Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia.

Hasil dari pengalamannya, Qodari akhirnya mendirikan lembaga survei sendiri, yaitu Indo Barometer di tahun 2006. Lalu, Qodari melanjutkan studi dengan mengambil program doktoral di FISIP UGM pada tahun 2007.

3 kali dilantik Presiden Prabowo

Muhammad Qodari tercatat sudah tiga kali dilantik di era Presiden Prabowo Subianto. Perjalanan kariernya di lingkar Istana terbilang cepat .

Awalnya, Qodari dipercaya menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Kepresidenan pada 2024. Tak lama berselang, ia kembali dilantik untuk mengemban posisi sebagai Kepala Staf Kepresidenan pada 2025.

Kini, Qodari kembali mendapat kepercayaan dengan dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom). (aLf/aNs/aRsp)

Gen Z Takeaway

Presiden Prabowo Subianto melantik Muhammad Qodari sebagai Kepala Bakom, menandai penguatan perannya di lingkar inti sekaligus langkah strategis merapikan komunikasi pemerintah ke publik. Dengan latar riset politik yang kuat, penunjukan ini dinilai pas, jadi intinya reshuffle ini bukan sekadar rotasi, tapi konsolidasi narasi yang makin serius dan terarah.

M Qodari Muhammad Qodari Badan Komunikasi Pemerintah Bakom RI

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB