STIP dan Kawasan LAN Disulap Jadi Sekolah Rakyat Rintisan di Jakarta

Pewarta: A. Cuwantoro
Editor: AR Purba
Senin, 20 April 2026 | 16:20 WIB
STIP dan Kawasan LAN Disulap Jadi Sekolah Rakyat Rintisan di Jakarta
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meninjau lokasi untuk persiapan penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Lembaga Administrasi Negara (LAN), Minggu (19/4). (Kemensos).

astakom.com, Jakarta – Menteri Sosial, Saifullah Yusuf meninjau langsung kesiapan fasilitas di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, Minggu (19/4). Bangunan tersebut akan dimanfaatkan sebagai lokasi Sekolah Rakyat rintisan. Kunjungan ini difokuskan untuk memastikan kondisi bangunan sekaligus merumuskan langkah perbaikan agar kegiatan belajar mengajar dapat segera dimulai.

Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Dirjen Prasarana Strategis Kementerian PUPR Bisma Staniarto dan Ketua STIP Tri Cahyadi. Tim teknis menjelaskan, dari total 56 bangunan yang ada, empat gedung dinilai siap dimanfaatkan, yakni Asrama Taruna E, Taruna J, Wisma Bahari II, dan Nautika. 

Selain itu, fasilitas penunjang berupa dua lapangan tenis dan dua lapangan sepak bola juga akan digunakan. “Untuk tahap awal, kapasitas yang disiapkan sekitar 100 siswa, didukung dua tenaga pembimbing dan 18 tenaga pengajar,” ujar Bisma, dikutip dari laman Kemensos.

Bangunan Layak

Hasil survei menunjukkan kondisi bangunan masih sangat layak secara struktur, tanpa kerusakan pada fondasi maupun bagian utama lainnya. Perbaikan hanya bersifat ringan, seperti pembenahan plesteran, pintu, jendela, serta penggantian lampu. 

Dengan kondisi tersebut, proses renovasi diperkirakan dapat diselesaikan dalam waktu singkat. “Kami optimistis akhir April seluruh perbaikan bisa dituntaskan dan gedung siap digunakan pada awal Mei,” tambahnya.

Selain STIP, pemerintah juga menyiapkan sejumlah lokasi alternatif, termasuk kawasan milik Lembaga Administrasi Negara (LAN), dengan kapasitas serupa.

Hasil Menggembirakan

Gus Ipul menegaskan, program Sekolah Rakyat terus menunjukkan perkembangan positif sejak berjalan lebih dari sembilan bulan. “Selama lebih dari sembilan bulan berjalan, hasilnya cukup menggembirakan. Siswa mulai berkembang, dan para guru mampu menyesuaikan metode pembelajaran tanpa mengandalkan tes akademik,” ujarnya.

Pemerintah menargetkan perluasan program pada tahun ini, dari sebelumnya menjangkau hampir 16.000 siswa menjadi lebih dari 30.000 siswa. Khusus wilayah Jakarta dan sekitarnya, telah disiapkan 10 titik sekolah rintisan dengan kapasitas lebih dari 1.000 siswa.

Ia menegaskan bahwa proses seleksi siswa dilakukan berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) tanpa pendaftaran terbuka. “Tidak boleh ada titipan, tidak boleh ada praktik yang melanggar ketentuan. Semua harus benar-benar menyasar keluarga yang paling membutuhkan,” tegasnya.

Gus Ipul juga memastikan bahwa kendala di lapangan relatif kecil dan hanya membutuhkan penyesuaian fasilitas pendukung seperti tempat tidur, toilet, dan ruang makan. “Kita optimistis seluruh persiapan, termasuk renovasi ringan, dapat selesai pada akhir April sehingga kegiatan bisa dimulai awal Mei,” pungkasnya. (ACuwan/aRsp)

Gen Z Takeaway

Saifullah Yusuf lagi gaspol banget buat ngejalanin Sekolah Rakyat, bahkan gedung Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta disiapin biar bisa langsung dipakai dalam waktu dekat. Intinya, program ini bukan cuma wacana, tapi real jalan dan makin diperluas biar makin banyak anak dari keluarga kurang mampu bisa dapet akses pendidikan yang layak. Plus, seleksinya juga dijaga ketat biar tepat sasaran, no titipan, no drama.

Gus Ipul sekolah rakyat Sekolah Rakyat Prabowo Kementerian Sosial Lembaga Administrasi Negara (LAN)

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB