Menag: Integrasi Ekoteologi dalam Kurikulum Riset PTIK untuk Mencegah Kerusakan Alam

Pewarta: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: AR Purba
Jumat, 17 April 2026 | 13:03 WIB
Menag: Integrasi Ekoteologi dalam Kurikulum Riset PTIK untuk Mencegah Kerusakan Alam
Menag Arahkan PTK untuk Integrasi Ekoteologi dalam Kurikulum dan Riset (Kementerian Agama)

astakom.com, Jakarta – Di tengah bertambahnya kerusakan lingkungan dengan berbagai konsekuensi yang muncul, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengimbau Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) untuk menyertakan ekoteologi dalam kurikulum sebagai bagian dari perubahan pendidikan yang berdampak.

Pernyataan ini disampaikan Menag saat memberikan sambutan pada acara Implementasi Ekoteologi dan Literasi Al-Qur’an dalam Sistem Pendidikan Tinggi Islam Berdampak di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.

 

"Ekoteologi harus diimplementasikan secara nyata, tidak berhenti pada tataran konsep. Ini harus masuk dalam kurikulum, riset, hingga pengabdian kepada masyarakat,” ucap Menag, dikutip oleh astakom pada Jumat, (17/4/2026).

Peran PTK dalam Menghadapi Krisis Lingkungan

Menag berpendapat kalau perguruan tinggi Islam memiliki fungsi penting dalam menghadapi tantangan zaman, terutama berkaitan dengan isu-isu lingkungan dan krisis moral.

Peran ini gak cuma di bidang akademis, akan tetapi dalam menciptakan kesadaran bersama masyarakat.

Literasi Al-Qur’an sebagai Fondasi Karakter

Menag menyatakan kalau pemahaman literasi Al-Qur’an merupakan dasar utama dalam membangun karakter generasi muda yang memiliki integritas dan rasa peduli terhadap lingkungan.

Pemahaman terhadap nilai-nilai Al-Qur’an dianggap mampu menghasilkan individu akademik yang gak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga tangguh secara spiritual.

“Al-Qur’an harus menjadi sumber inspirasi dalam membangun peradaban, termasuk dalam merespons persoalan lingkungan hidup,” jelasnya.

Mewujudkan Kampus sebagai Pusat Perubahan Nilai

Menag mengundang seluruh komunitas akademik untuk menjadikan perguruan tinggi sebagai pusat perubahan nilai yang memberikan pengaruh positif untuk masyarakat.

Ia juga turut mengharapkan agar pendidikan tinggi Islam bisa menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berakhlak.(nAD/aRsp)

Gen Z Takeaway

​Isu lingkungan bukan cuma soal buang sampah pada tempatnya, tapi sudah masuk ke level mindset lewat Ekoteologi. Intinya, Menag mau kampus-kampus Islam nggak cuma jago teori, tapi juga gerak nyata lewat kurikulum dan riset buat jaga bumi. Jadi, kalau kamu kuliah di PTK, siap-siap nilai religiusmu bakal makin match sama aksi sustainability, biar lulus nggak cuma bawa ijazah, tapi juga jadi agen perubahan yang spiritually tough dan peduli lingkungan.

kemenag update kemenag ri Kemenag Ekoteologi Kemenag

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB