Huntap Digenjot, Pemerintah Pastikan Hunian Layak Segera Terwujud

Editor: A. Cuwantoro
Kamis, 16 April 2026 | 20:51 WIB
Huntap Digenjot, Pemerintah Pastikan Hunian Layak Segera Terwujud
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. (Kemendagri).

astakom.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah untuk segera mempercepat pendataan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana di Sumatra. Sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), Tito menegaskan bahwa kecepatan dan ketepatan data menjadi kunci dalam percepatan pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak.

Tito menjelaskan, pendataan harus mencakup klasifikasi huntap yang terdiri dari tiga skema, yakni insitu (dibangun di lokasi semula), eksitu mandiri (relokasi ke lahan pilihan sendiri), serta eksitu terpusat atau komunal. Pendataan ini, menurutnya, harus diselesaikan secara akurat dalam waktu satu minggu.

“Saya kasih deadline tadi sampai dengan hari Rabu depan. Sambil kami paralel dengan itu, BPS turun, BNPB juga turun, saya juga dari Satgas (PRR) ini ada juga tim yang turun ke tiga provinsi ini. Dan saya minta juga dukungan dari gubernur-gubernur juga mendorong para bupati, wali kota, melakukan pendataan tadi,” kata Tito dalam rilis resminya, Rabu (15/4).

Huntap Bagi Rumah Rusak Berat atau Hilang

Ia menegaskan, pembangunan huntap hanya diperuntukkan bagi rumah yang mengalami kerusakan berat atau hilang. Hasil pendataan nantinya akan menjadi dasar penentuan skema pembangunan yang paling tepat bagi masing-masing wilayah terdampak.

Berdasarkan data sementara, usulan pembangunan huntap di tiga provinsi mencapai 39.021 unit, dengan rincian Aceh sebanyak 28.876 unit, Sumatera Utara 7.321 unit, dan Sumatera Barat 2.824 unit. Namun, angka tersebut masih akan diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebelum proses pembangunan dimulai.

“Dari 39.000 juga nanti akan diverifikasi oleh BPS. Benar enggak, rusak berat/hilang, layak enggak, dan segala macam. Baru nanti BNPB dan Menteri PKP akan melakukan eksekusi,” ujarnya.

Kerjasama Lintas Kementerian

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menunjuk Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta BNPB sebagai leading sector pembangunan huntap, dengan dukungan berbagai pihak seperti Yayasan Buddha Tzu Chi, Polri, dan Kemenko Polkam. Tito juga mengingatkan kepala daerah agar proaktif turun ke lapangan dan mempercepat proses pendataan.

“Yang kita bangun duluan adalah daerah-daerah yang sudah siap datanya. Jadi, ya tolong rekan-rekan kepala daerah jangan sampai nanti dikomplain oleh masyarakatnya karena kelambatan untuk melakukan pendataan,” tegasnya. (ACuwan/aRsp)

Gen Z Takeaway

Intinya, Muhammad Tito Karnavian lagi ngegas banget biar pendataan rumah korban bencana cepet beres. Soalnya, kalau datanya lambat atau gak akurat, bantuan rumah tetap juga ikut ketunda. Jadi sekarang fokusnya: data harus cepat, tepat, dan gak asal, biar warga yang benar-benar butuh bisa segera punya tempat tinggal lagi.

Bencana Sumatera Hunian Tetap Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Tito Karnavian

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB